Home Info Daerah Rejang Lebong Viral di Medsos, Wanita Sempat Disekap dan Berhasil Melarikan Diri

Viral di Medsos, Wanita Sempat Disekap dan Berhasil Melarikan Diri

Viral do Medsos
Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak.

BencoolenTimes.com – Viral di Medsos (Media Sosial), seorang wanita sempat di sekap dan berhasil melarikan diri dari salah satu pondok kebun. Kejadian ini juga sempat menghebohkan warga setempat.

Viral di Medsos seorang wanita yang diketahui berinisial SH tersebut, sempat mengalami penyekapan oleh Orang Tak Dikenal (OTD), namun sempat dinarasikan mengalami perampokan.

Video yang disebar sejak Senin siang, 17 Februari 2025 lalu tersebut, merupakan kejadian yang diketahui berada di kawasan Desa IV Suku Menanti, Kecamatan Sindang Dataran, Kabupaten Rejang Lebong.

Kejadian tersebut, juga sudah dilaporkan ke Polsek Sindang Dataran, Polres Rejang Lebong. Dari keterangan korban, awalnya ingin berteduh di pondok tersebut karena kondisi sedang turun hujan.

Namun secara tiba-tiba datang seorang pria yang tidak dikenalnya menghampiri dan langsung menyergapnya dan mengikat korban. Pelaku menurut korban meminta sejumlah uang, namun belum sempat aksi berhasil, korban berhasil kabur saat pelaku lengah dan langsung meminta bantuan warga.

Kasi Humas Polres Rejang Lebong, AKP Sinar Simanjuntak yang dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Hanya saja disebutkan, bahwa kejadian tersebut diduga penyekapan.

‘’Dari keterangan korban yang melapor ke Polsek Sindang Dataran, dia mengaku sempat disekap oleh pria tidak dikenal saat sedang berteduh di salah satu pondok kebun,’’ kata Kasi Humas.

Ditegaskan Kasi Humas, laporan korban tersebut sekaligus membantah adanya Viral di Medsos yang menarasikan adanya perampokan. Karena memang hal tersebut tidak benar alias berita Hoax.

‘’Sekali lagi kita tegaskan, kalau narasi yang seperti viral di medsos kejadian tersebut perampokan, jelas tidak benar. Karena korban sudah melaporkan kejadiannya dan merupakan aksi penyekapan,’’ tegas Kasi Humas.

Ditambahkan Kasi Humas, mereka terus mengimbau masyarakat agar tidak lagi menyebarkan video maupun pemberitaan melalui Medsos, sebelum memastikan kejadian dan informasi sebenarnya.

‘’Video maupun foto apapun itu, jangan asal memberikan narasi di media sosial sebelum di klarifikasi dan sebelum jelas apa masalah yang sebenarnya terjadi. Karena jelas akan menimbulkan keresahan di masyarakat sekaligus menjadi Berita Hoax,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version