Home Hukum Diamankan Polisi, Ninja Sawit Pakai Pikap Menangis Histeris

Diamankan Polisi, Ninja Sawit Pakai Pikap Menangis Histeris

Diamankan Polisi, Ninja
Salah satu Ninja Sawit yang viral menangis saat diamankan polisi di Kabupaten Mukomuko.

BencoolenTimes.com – Diamankan Polisi, Ninja Sawit alias pencuri buah Sawit di Kabupaten Mukomuko, salah satunya menangis histeris. Kejadian tersebut, videonya viral di jagad Media Sosial (medsos) Facebook sejak Senin, 27 Januari 2025.

Diamankan Polisi, Ninja Sawit yang terekam dalam video berdurasi 1 menit 49 detik tersebut, salah satu pelaku terlihat menangis histeris dan minta tidak ditangkap dihadapan pemilik kebun serta warga lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut.

‘’Pak, Paaak jangaan,’’ tangis histeris pelaku memohon kepada pemilik kebun, saat digirin polisi.

‘’Biar dio bejero,’’ sebut pria yang mengambil gambar video pelaku saat digiring beberapa anggota polisi.

Diketahui, pria yang menjadi Ninja Sawit menggunakan mobil Pikap tersebut berinisial ID dan BM warga Kecamatan Pondok Suguh Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Kejadian pencurian yang dilakukan ID dan BM sendiri terjadi dalam wilayah perkebunan Sawit Desa Tunggang di kebun milik Jen Rusman (38) warga setempat.

Awalnya korban mendapatkan informasi dari warga lain yang melihat kedua pelaku mengangkut buah sawit di areal kebun milik korban. Lalu korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pondok Suguh yang langsung ditindaklanjuti.

‘’Pelakunya sudah diamankan dan sudah ditetapkan sebagai tersangka aksi pencurian kelapa sawit di Desa Tunggang, Kecamatan Pondok Suguh,’’ sampai Kapolsek Pondok Suguh, Iptu Hendri Sastrawan kepada wartawan, Selasa, 28 Januari 2025.

Dilanjutkan Hendri, atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHPidana tentang pencurian disertai pemberatan. ‘’Para pelaku terancam hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara,’’ lanjut Hendri.

Disebutkan Hendri, selain mengamankan kedua pelaku, mereka juga mengamankan beberapa barang bukti, seperti alat pemanen sawit, buah sawit dan satu unit mobil pikap yang digunakan untuk mengangkut buah sawit hasil pencurian.

Ditambahkan Hendri, mereka mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah membantu dan bekerja sama dengan polisi terkait aksi pencurian buah sawit tersebut.

‘’Apalagi aksi pencurian buah sawit ini bukan satu dua kali terjadi, namun sudah berulang kali. Kita ucapkan terimakasih kepada masyarakat yang sudah mau bekerjasama dengan kami serta diimbau untuk terus meningkatkan kewaspadaan,’’ demikian Hendri.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version