Home Bengkulu Selatan Tiga Kali Dihadang Puluhan Orang Saat Akan Kondangan, Sopir Mobil Cawabup Bengkulu...

Tiga Kali Dihadang Puluhan Orang Saat Akan Kondangan, Sopir Mobil Cawabup Bengkulu Selatan Lapor Polisi

Tiga Kali Dihadang
LAPOR: Tiga kali dihadang dan didatangi puluhan orang saat akan kondangan, Sopir mobil Calon Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Ii Sumirat, yaitu Eko Wicaksono, Sabtu pagi, 19 April 2025 melapor ke Satreskrim Polres Bengkulu Selatan.

BencoolenTimes.com – Tiga kali dihadang dan didatangi puluhan orang saat akan kondangan, Sopir mobil Calon Wakil Bupati Bengkulu Selatan, Ii Sumirat, yaitu Eko Wicaksono, Sabtu pagi, 19 April 2025 melapor ke Satreskrim Polres Bengkulu Selatan.

Diceritakan Eko saat melapor ke Polres Bengkulu Selatan, dirinya menemani Ii Sumirat, berangkat menuju arah Kecamatan Kedurang, Kabupaten Bengkulu Selatan, Jumat malam, sekitar pukul 22.30 WIB untuk menghadiri acara pernikahan keluarga.

‘’Kita datang melapor ke Polres Bengkulu Selatan ini karena kami sempat dihadang beberapa kali oleh setidaknya 30 orang hingga 50 orang di beberapa lokasi, saat sedang dalam perjalanan menuju acara pernikahan salah satu keluarga,’’ kata Eko di Polres Bengkulu Selatan.

‘’Saat menuju kegiatan acara keluarga, mobil kami diadang segerombolan orang jumlahnya sekitar 30 orang. Mereka menyuruh Pak Ii Sumirat turun dari mobil lalu menggeledah mobil,’’ sambung Eko.

Setelah itu, ungkap Eko, puluhan orang tersebut tidak menemukan apa-apa dari mobil mereka dan langsung pergi. Namun saat melanjutkan perjalanan kearah Kecamatan Seginim, ternyata mobil mereka masih diikuti.

Bahkan, saat sampai di wilayah Kecamatan Seginim, puluhan orang tersebut kembali melakukan penghadangan dan menggeledah mobil mereka lagi, namun tetap tidak menemukan apapun.

‘’Kami kembali dihadang dan digeledah, kami sempat ketakutan karena tidak tahu apa yang diinginkan dan dicari puluhan orang tersebut dari dalam mobil,’’ sebut Eko.

Setelah aksi penghadangan kedua kali tersebut, sambung Eko, dirinya berinisiatif mampir ke rumah salah satu keluarganya di Kecamatan Seginim. Ternyata puluhan orang tersebut tetap mengikuti mereka dan melakukan pengepungan dengan enam unit mobil berisi puluhan orang didalamnya.

‘’Karena kami semakin khawatir, akhirnya saya menelpon pihak berwajib untuk meminta bantuan. Tidaklama kemudian pihak berwajib datang dan membubarkan puluhan orang tersebut dan kami juga pulang melanjutkan perjalanan,’’ sambung Eko.

Dilanjutkan Eko, dirinya menduga dan mengetahui ada beberapa orang yang ikut dalam penghadangan merupakan tim paslon lain. Sehingga dalam pemeriksaan nanti, akan di sampaikan nama-nama yang mereka kenali tersebut.

‘’Saya mengenali beberapa orang yang ikut melakukan penghadangan dan penggeledahan tadi malam. Nanti saat pemeriksaan akan saya ungkap identitas yang melakukan penggeledahan tersebut,’’ imbuh Eko.(OIL)

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!
Exit mobile version