13.1 C
New York
Monday, October 12, 2026

Buy now

spot_img

Pentingnya Membangun Desa

spot_img

BencoolenTimes.com, – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan pentingnya membangun desa untuk mendorong pemerataan pembangunan yang berkeadilan. Terutama, dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan LaNyalla saat menghadiri penandatanganan MoU dan launching Pogram Desa Emas Bersama Satmakura di MS Town Beach, Pantai Mutun Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (4/9/2021).

“Sebagai representasi daerah, DPD RI berkomitmen mendukung berbagai program yang menyangkut pembangunan dan pemberdayaan kawasan pedesaan. Karena tujuannya adalah menyejahterakan masyarakat yang ada. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19 ini dibutuhkan persatuan dan kesatuan bangsa yang dimulai dari tingkatan desa sebagai manifesto fundamental dan satuan pemerintahan terkecil dalam lingkup NKRI,” kata LaNyalla.

Baca Juga  DPD RI - BRIN - ICMI Jalin Kerjasama Gagas RUU AI

Lahirnya UU No 6 tahun 2014 tentang Desa, menurut LaNyalla, memberikan sebuah perspektif dan konsep baru dalam pembangunan desa. Desa kini bukan lagi objek pembangunan dimana hidupnya tergantung dari stimulus pusat. Desa telah bertransformasi sebagai subjek pembangunan.

“Desa kita sekarang sudah menjadi unit pemerintahan yang menggerakkan kehidupan sosial ekonomi masyarakat, peran tersebut dikenal dengan istilah membangun desa dan desa membangun,” ujar LaNyalla.

Ditambahkan LaNyalla, Indonesia memiliki luas wilayah dengan geografis dan penduduk yang banyak seperti Tiongkok. Namun Tiongkok saat ini lebih baik dalam segala bidang. Makanya Indonesia perlu belajar dengan cara Tiongkok memajukan bangsanya.

Baca Juga  DPD RI Usulkan TKD Rp760 T Dalam Pertimbangan RUU APBN 2027

“Indonesia perlu strategi dan pendekatan baru untuk kesejahteraan rakyat seperti yang dilakukan Tiongkok. Salah satu strateginya adalah menciptakan lapangan kerja secara masif yaitu mulai dengan membangun desa lewat pertanian. Karena sektor pertanian tidak membutuhkan syarat SDM dan skill yang harus tinggi,” ujar LaNyalla.

Terkait Program Desa Emas, LaNyalla menyampaikan perlunya mengedepankan semangat untuk menjadikan peradaban desa yang tangguh, mandiri, bermartabat dan sejahtera. Sekaligus membawa dampak terhadap strategi pembangunan bangsa dengan berlandaskan bina karakter, bina persaudaraan, bina sinergi, bina dana, bina pasar serta produk unggulan.

Baca Juga  Dua Putera Terbaik Bengkulu Bawa Program KBSB ke Bumi Merah Putih 

“Konsep gerakan Desa Emas sudah dikembangkan di berbagai desa di tanah air, yaitu beberapa potensi desa dapat dioptimalkan dengan pendirian berbagai bidang usaha,” lanjutnya.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mencontohkan Desa Eretan Kulon, Indramayu, yang berhasil menggali potensinya. Desa Eretan Kulon telah menghasilkan omset 1 miliar per hari dari 7 (tujuh) unit usaha yang ada.

“Mereka menghimpun kekuatan desa melalui program patriot desa yang melakukan aktifitas potensial seperti pelatihan dan pembekalan skill warga desa untuk mewujudkan desa berdikari,” paparnya.(*)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!