14.6 C
New York
Sunday, September 27, 2026

Buy now

spot_img

Pemkot Bengkulu Berhasil Tangani 46 Kasus Karhutla

spot_img

BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencatat sebanyak 46 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di wilayah Kota Bengkulu sejak memasuki musim El Nino.

Seluruh kejadian tersebut telah ditangani petugas gabungan dari Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Sat Samapta Polda Bengkulu, serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu.

Kepala Damkar Kota Bengkulu Yuliansyah mengatakan, meski kasus kebakaran mulai berkurang, kondisi cuaca yang belum stabil membuat potensi kebakaran masih perlu diwaspadai.

”Sampai saat ini sudah 46 kasus kebakaran karhutla di Kota Bengkulu mulai musim El Nino. Ini sudah 46, artinya sebenarnya kondisi belum aman-aman saja,” kata Yuliansyah, Sabtu, 27 September 2026.

Menurutnya, setiap laporan kebakaran yang diterima langsung ditindaklanjuti oleh petugas. Penanganan juga melibatkan sejumlah unsur untuk mempercepat proses pemadaman.

”Alhamdulillah, begitu kita dapat informasi, kita lakukan penindakan langsung. Langsung di-backup oleh Samapta, Polda juga dan kawan-kawan BPBD di situ,” ujarnya.

Yuliansyah mengatakan, sinergi antarlembaga tersebut membuat sejumlah kejadian kebakaran lahan dapat segera dikendalikan sehingga tidak meluas.

Meski demikian, ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

”Kami minta masyarakat dengan kondisi sekarang jangan membakar lahan, membakar sampah, buang puntung rokok, karena kondisi belum aman,” tegasnya.

Ia menyebut pembakaran sampah juga menjadi salah satu faktor yang dapat memicu kebakaran hingga merembet ke permukiman.

”Banyak kejadian kebakaran rumah diakibatkan oleh pembakaran sampah,” katanya.

Kepala BPBD Kota Bengkulu I Made mengatakan, pihaknya terus mendukung penanganan kebakaran yang dilakukan Damkar.

”BPBD mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh kawan-kawan Damkar,” ujar I Made.

Ia membenarkan adanya 46 titik lokasi kebakaran yang masuk dalam data BPBD Kota Bengkulu. Penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan Damkar, kepolisian, dan unsur terkait lainnya.

I Made menilai sinergi antarlembaga perlu terus diperkuat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kebakaran kembali.

”Ke depannya mungkin ini lebih diperkuat sinergitas dengan instansi yang terkait. Lebih bagus lagi untuk menanggulangi kejadian-kejadian ini,” ujarnya.

Menurut I Made, berdasarkan pemantauan di lapangan, kejadian kebakaran saat ini mulai mengalami penurunan. Namun, kondisi tersebut tidak boleh membuat petugas lengah.

”Memang sudah agak berkurang. Tapi bukan berarti kita lengah. Kita dari aparatur yang membidangi ini tetap waspada,” tegasnya.

BPBD bersama instansi terkait juga memastikan personel tetap siaga di masing-masing pos untuk mengantisipasi laporan kebakaran maupun bencana lainnya.

”Kita tetap siap siaga seluruh personel di tempat kami masing-masing,” pungkas I Made. (JUL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!