Bunga Bangkai Raksasa Tumbuh di Tengah Kota

BencoolenTimes.Com, – Bunga bangkai raksasa atau bunga kibut, tumbuh di tengah Kota Bengkulu. Tepatnya di Jalan Sungai Rupat 13 RT 24 Kelurahan Pagar Dewa.

Diperkirakan, bunga dengan aroma tak sedap ini, tumbuh sejak 2 hari lalu.

Bunga kibut di Pagar Dewa

“Bunga bangkai itu tumbuh di tanah kosong dekat tetangga saya,” kata Sunti, warga yang tinggal di dekat tumbuhnya bunga kibut, Minggu (3/11/2019).

Sebelumnya, bunga bangkai ini ada yang tumbuh dekat saluran air. Namun bunga itu belum sempat mekar lantaran keburu layu.

“Beberapa hari sebelumnya, ada bunga bangkai juga tumbuh. Tapi layu dekat saluran air. Nah yang sekarang, tumbuh di tanah kosong,” jelas Sunti.

Belum banyak yang tahu keberadaan bunga yang bisa tumbuh besar ini. Bunga tersebut masih tumbuh kecil, namun jika mekar dan tumbuh, bunga ini bisa tinggi mencapai 3 sampai 5 meter.

Bunga kibut/bangkai raksasa. Foto RmalBengkulu

Dilansir dari Wikipedia, kibut atau bunga bangkai raksasa atau suweg raksasa, Amorphophallus titanum Becc, merupakan tumbuhan dari suku talas-talasan (Araceae) endemik dari Sumatra, Indonesia.

Dikenal sebagai tumbuhan dengan bunga (majemuk) terbesar di dunia, meskipun catatan menyebutkan bahwa kerabatnya, A. gigas (juga endemik dari Sumatra) dapat menghasilkan bunga setinggi 5m.

Kibut disebut juga bunga bangkai dikarenakan bunganya yang mengeluarkan bau seperti bangkai yang membusuk, yang dimaksudkan sebenarnya untuk mengundang kumbang dan lalat untuk menyerbuki bunganya.

Kibut sering dipertukarkan dengan padma raksasa Rafflesia Arnoldi.

Mungkin karena kedua jenis tumbuhan ini sama-sama memiliki bunga yang berukuran raksasa, dan keduanya sama-sama mengeluarkan bau yang tak enak.

Jenis-jenis Amorphophallus juga dapat dijumpai pada hutan hujan tropis di Stasiun Penelitian Hutan Tropis (SPHT) Taman Nasional Kayan Mentarang di Lalut Birai, Desa Long Alango, Kecamatan Bahau Hulu, Kabupaten Malinau. (bro)