BencoolenTimes.com – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan melihat langsung masyarakat di beberapa titik wilayah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang terdampak Bencana Alam Longsor dan Banjir.
Salah satunya, Gubernur Helmi Hasan mengunjungi warga Palapa Saiyo yang rumahnya hancur dihantam luapan sungai Batang Anai. Kedatangan Gubernur Helmi Hasan tidak lain untuk memberikan dukungan kepada masyarakat di sana.
Tercatat ada tujuh rumah di Korong 1, Komplek Palapa Saiyo, Jorong Sungai Buluh Selatan, Kabupaten Padang Pariaman, ambruk akibat abrasi hebat. Namun masyarakat tetap bersyukur, dilokasi tersebut, seluruh warga selamat atau tidak ada korban jiwa.
Kehadiran Gubernur Helmi Hasan pada Kamis, 11 Desember 2025 tersebut, diharapkan menjadi salah satu penguat dan support agar masyarakat yang terkena dampak Bencana Alam tetap tabah dan bersabar. Terlebih warga terdampak harus mengungsi ke tenda darurat dan rumah kerabat mereka.
Dalam kunjungannya, Gubernur Helmi Hasan langsung menyerahkan bantuan uang tunai, sembako, serta perlengkapan ibadah. ‘’Allah tidak membebani hamba-Nya di luar kemampuan dan setiap kesulitan pasti ada kemudahan,’’ ucap Gubernur Helmi Hasan.
‘’Musibah seperti ini mengingatkan kita untuk semakin mendekat kepada Allah dan mari kita kuatkan hati, Insya Allah kita mampu melewatinya bersama,’’ sambung Gubernur Helmi Hasan.
Gubernur Helmi Hasan menegaskan, bahwa masyarakat Provinsi Bengkulu terpanggil untuk mengulurkan tangan ketika masyarakat Sumbar sedang menghadapi musibah bencana banjir, yang menjadi salah satu bentu dan wujud persaudaraan.
‘’Musibah ini adalah musibah kita bersama. Kami hadir untuk ikut menguatkan dan memastikan saudara-saudara kami tidak menghadapi ini sendirian,’’ tegas Gubernur Helmi Hasan.
Selain bantuan di lokasi kejadian, Gubernur Helmi sebelumnya menyerahkan dana tunai Rp 1 miliar kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Rumah Dinas Gubernur.
Bengkulu juga mengirimkan logistik berupa bahan pokok, seragam sekolah, kursi roda, hingga ambulans. Seluruh bantuan tersebut merupakan hasil donasi masyarakat Bengkulu yang mencapai Rp 4,3 miliar dan disalurkan kepada tiga provinsi terdampak bencana, Aceh, Sumut dan Sumbar.
Tokoh masyarakat Palapa Saiyo, Iskandar, menyambut baik perhatian yang diberikan masyarakat Bengkulu untuk Sumatera Barat. ‘’Kehadiran Gubernur Bengkulu sangat berarti bagi kami,’’ kata Iskandar.
‘’Rumah hancur, banyak yang hilang, namun bantuan dan perhatian ini membuat kami merasa tidak sendirian,’’ sebut Iskandar.
Menurut Iskandar, pemerintah daerah setempat bersama warga masih mengevakuasi barang-barang yang tersisa dan mempertimbangkan langkah relokasi bagi rumah-rumah yang berisiko kembali diterjang abrasi sungai. ‘’Relokasi segera dilakukan, bagi warga yang rumahnya hanyut terbawa arus sungai,’’ tutup Iskandar.(OIL/RMC)



