4.5 C
New York
Saturday, March 7, 2026

Buy now

spot_img

Gubernur dan Walikota Bengkulu Kunjungi Korban Kebakaran

BencoolenTimes.com – Gubernur dan Walikota Bengkulu, Helmi Hasan dan Dedy Wahyudi, Senin malam, 7 April 2025 langsung mendatangi para korban musibah kebakaran yang terjadi, sore sekitar pukul 16.00 WIB di Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara.

Gubernur Helmi dan Walikota Dedy, datang didampingi sejumlah pejabat provinsi dan pejabat Kota Bengkulu. Kedatangan kedua kepala daerah ini tidak lain sebagai bentuk reaksi cepat dan kepedulian terhadap masyarakat Bengkulu yang terkena musibah.

Diungkapkan Gubernur Helmi, dirinya sempat menawarkan kepada para korban untuk menginap di rumah dinas Gubernur Bengkulu atau Balai Raya Semarak.

‘’Tadi saya tawarkan untuk mala mini mau tidak para korban menginap di rumah dinas gubernur, karena kan di sana kamarnya cukup banyak,’’ kata Gubernur Helmi.

Dilanjutkan Gubernur Helmi, masing-masing kepala keluarga mendapatkan bantuan Rp 25 juta untuk membantu membangun kembali rumah mereka yang hangus terbakar.

Baca Juga  Viral di Media Sosial, Warga Apresiasi Jalan Renajaya–Komering Kini Mulus

‘’Kita inginnya seperti ini, kalau ada yang dapat musibah, semuanya langsung bergerak saling membantu. Nanti selama proses perbaikan rumah korban, kita juga akan bantu keperluan mereka seharihari,’’ imbuh Gubernur Helmi.

Ditempat yang sama, Walikota Dedy mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu juga memberikan bantuan material, berupa semen dan seng kepada masing-masing keluarga.

‘’Kita turut prihatin atas musibah yang dialami warga di Kelurahan Sumur Meleleh ini. Kita akan berupaya seoptimalmungkin membantu korban akan rumah mereka bisa dibangun kembali,’’ imbuh Walikota Dedy.

Berita sebelumnya, Sore membara hanguskan 8 rumah milik warga Kelurahan Sumur Meleleh, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu pada Senin sore, 7 April 2025, sekitar pukul 16.00 WIB.

Sore itu, warga Sumur Meleleh disekitar lokasi seperti biasa sedang beraktivitas sehari-hari. Namun warga mendadak heboh, karena dari atap salah satu rumah warga mereka, Marlini, terlihat api dan kepulan asap melambung tinggi.

Baca Juga  Walikota Dedy Wahyudi: Data Akurat, Pembangunan Tepat

Meskipun belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut, namun diduga kuat akibat adanya korsleting listrik. Warga yang melihat kejadian tersebut, langsung berhamburan berupaya memadamkan api.

Karena melihat api yang tak kunjung bisa dipadamkan, warga di sekitar dan para korban kemudian langsung berupaya mengeluarkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan dalam rumah. Selain itu warga lainnya langsung berupaya untuk menghubungi petugas pemadam kebakaran karena api semakin membesar.

Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 16.30 WIB dengan mengerahkan seluruh armada yang ada, mengingat lokasi kebakaran merupakan lokasi padat penduduk.

Saat petugas datang sudah ada sekitar 8 rumah yang terbakar akibat kebakaran tersebut, dan petugas langsung berupaya untuk melokalisir api agar tidak menyebar ke rumah warga lainnya.

Petugas sempat mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena akses jalan untuk masuk ke lokasi cukup sempit. Setelah terus berupaya untuk memadamkan api sekitar pukul 17.30 WIB petugas akhirnya berhasil memadamkan api.

Baca Juga  Tinjau Ruas Ketahun–Napal Putih, Gubernur Helmi Hasan Tegaskan Pembangunan Jalan Provinsi jadi Prioritas

‘’Untuk upaya pemadaman bencana kebakaran di Sumur Meleleh, kita hari ini menurunkan seluruh pos yang jumlah total ada 9 pos di Kota Bengkulu,’’ ungkap Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, Senin sore, 7 April 2025.

Untuk sementara, data terhimpun, rumah yang terbakar diketahui adalah rumah milik Wartin, Yeni Afrian, Oman, Marlini, Yuli, Yosi, Endar dan Parlin.

Di lokasi terlihat beberapa rumah sudah dalam keadaan hangus dan habis terbakar. Sedangkan beberapa rumah lainnya yampak masih utuh dan hanya terbakar pada bagian atap dan beberapa bagian di dalam rumah.

‘’Untuk sementara dugaannya karena korsleting listrik, namun untuk penyebab pastinya kita serahkan kepada pihak yang berwenang,’’ tambah Yuliansyah.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!