BencoolenTimes.com – Rumah Sakit Harapan dan Doa (RSHD) Kota Bengkulu menunjukkan progres signifikan dalam lima tahun terakhir. Hal ini ditegaskan oleh Walikota Dedy Wahyudi didampingi Wakil Walikota Ronny PL Tobing saat memberikan arahan saat Ulang Tahun RSHD Kota Bengkulu ke-12 tahun, pada Jumat, 23 Januari 2026.
Dedy mengungkapkan RSHD kini menjadi pilihan utama masyarakat, bukan hanya warga Kota Bengkulu, melainkan juga pasien dari berbagai kabupaten tetangga. Ia menyebut fenomena ini sebagai bukti nyata kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan rumah sakit milik pemerintah kota tersebut.


”Lima tahun terakhir, alhamdulillah rumah sakit kita orang berebut ingin menginap (dirawat) di sini. Padahal idealnya rujukan dari kabupaten itu ke Rumah Sakit Provinsi, tapi faktanya hari ini masyarakat dari Rejang Lebong, Mukomuko, hingga Kaur justru ingin berobat ke sini,” ujar Dedy.
Dedy juga menceritakan pengalamannya saat menerima permintaan dari warga luar daerah terkait kendala administrasi di Sistem Rujukan Terintegrasi (Sisrute). Ia menekankan bahwa meskipun minat warga sangat tinggi, proses rujukan tetap harus mengikuti sistem yang berlaku tanpa intervensi.
”Saya sampaikan, saya tidak bisa intervensi Sisrute itu. Namun ini artinya apa, Masyarakat puas dan percaya dengan pelayanan RSHD,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan motivasi kepada para tenaga medis agar tetap konsisten memberikan layanan terbaik meskipun menghadapi berbagai tantangan pekerjaan. Ia mengibaratkan dinamika pelayanan seperti jalan yang mendaki dan menurun.
”Jangan pernah lelah membangun rumah sakit ini. Jangan pernah mengeluh. Tetap semangat, tetap berjuang, dan kita pertahankan RSHD sebagai yang terbaik di Provinsi Bengkulu,” pungkasnya. (JUL/RMC)



