15 C
New York
Saturday, October 17, 2026

Buy now

spot_img

Wakili Ketua DPD RI, Senator Destita Hadiri Karya Bakti TNI AD: 721 Titik Infrastruktur Disasar di Bengkulu

spot_img

BencoolenTimes.com – Anggota DPD RI daerah pemilihan Bengkulu, Destita Khairilisani, mewakili Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menghadiri pembukaan Karya Bakti Skala Besar TNI Angkatan Darat (TNI AD) di Balai Semarak Bengkulu, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Program tersebut menargetkan pembangunan dan rehabilitasi 721 titik infrastruktur yang tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota di Provinsi Bengkulu. Pengerjaan ditargetkan rampung dalam 60 hari kerja atau hingga Desember 2026.

Destita menilai, program Karya Bakti Skala Besar merupakan bentuk kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pembangunan daerah, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

”Ini merupakan kegiatan yang luar biasa karena berbagai pihak bahu-membahu untuk membangun Bengkulu,” ujar Destita.

Menurut Destita, keterlibatan TNI AD, Kopassus, Kementerian Desa, DPD RI, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Ia berharap program tersebut tidak hanya selesai sesuai target, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap infrastruktur dasar.

”Kalau program ini berhasil dilaksanakan dengan baik, insyaallah bisa menjadi percontohan bagi provinsi lain tentang bagaimana semua pihak berkolaborasi untuk membangun kesejahteraan masyarakat di tengah keterbatasan finansial pemerintah daerah,” katanya.

Baca Juga  Senator Destita Apresiasi TKSK Bengkulu, Sebut Garda Terdepan Kesejahteraan Sosial

Destita menjelaskan, sasaran pembangunan mencakup berbagai kebutuhan dasar, mulai dari sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), perbaikan sekolah, pembangunan MCK, rehabilitasi tempat ibadah dan jalan, hingga pembangunan jembatan, pipanisasi, serta pembangkit listrik tenaga mikrohidro (PLTMH).

Ia juga mengapresiasi inisiatif Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama anggota DPD RI asal Bengkulu dalam mendorong kolaborasi dengan TNI dan pihak terkait untuk mendukung pembangunan daerah.

Dalam kegiatan tersebut, dilakukan penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh staf khusus DPD RI sebagai bagian dari penguatan sinergi antarlembaga.

Destita berharap kerja sama tersebut dapat berlanjut pada tahun-tahun berikutnya sehingga semakin banyak kebutuhan infrastruktur masyarakat Bengkulu yang dapat dipenuhi.

”Mudah-mudahan program ini sukses. Mari kita sama-sama mendukung dan menyukseskannya, sehingga tahun depan semakin banyak titik pembangunan yang bisa dikerjakan di Provinsi Bengkulu,” ujarnya.

721 titik pembangunan, 1.026 personel dilibatkan

Komandan Satuan Tugas Karya Bakti Skala Besar TNI AD, Brigjen TNI Bram Pramudia, mengatakan program tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 1.026 personel gabungan dari Kopassus, Kodam, dan masyarakat dilibatkan untuk mengerjakan berbagai sasaran pembangunan dengan target penyelesaian dalam 60 hari kerja.

Baca Juga  Senator Destita Apresiasi TKSK Bengkulu, Sebut Garda Terdepan Kesejahteraan Sosial

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat 721 titik sasaran fisik dengan rincian sebagai berikut:

Pembangunan sumur bor: 224 titik.

Rehabilitasi rumah tidak layak huni: 225 titik.

Rehabilitasi sekolah: 86 titik.

Pembangunan MCK: 61 titik.

Pembangunan jembatan: 62 titik.

Rehabilitasi tempat ibadah: 36 titik.

Rehabilitasi jalan: 13 titik.

Pipanisasi: 10 titik.

Pembangunan PLTMH: 3 titik.

Rehabilitasi panti asuhan: 1 titik.

Khusus pembangunan jembatan, sebanyak 42 titik masuk dalam program GRD tahap VII dan VIII, terdiri dari 26 jembatan beton dan 16 jembatan gantung.

Selain itu, terdapat 20 titik jembatan tambahan, terdiri dari 13 jembatan beton dan tujuh jembatan gantung.

Bram mengatakan pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas karena berperan penting dalam meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat. Sementara itu, pembangunan sumur bor, pipanisasi, dan PLTMH diharapkan membantu memenuhi kebutuhan air bersih dan listrik, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur.

Pemprov Bengkulu apresiasi dukungan TNI AD

Asisten I Pemerintah Provinsi Bengkulu, Khairil Anwar, mengapresiasi dukungan TNI AD dan Kopassus dalam membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Bengkulu.

Menurut Khairil, pemerintah daerah masih menghadapi tantangan dalam memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan karena besarnya kebutuhan infrastruktur belum sepenuhnya dapat ditangani melalui anggaran daerah.

Baca Juga  Senator Destita Apresiasi TKSK Bengkulu, Sebut Garda Terdepan Kesejahteraan Sosial

Ia menyebutkan, pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran infrastruktur sekitar Rp 250 miliar pada tahun pertama dan hampir Rp 500 miliar pada tahun berikutnya. Namun, kebutuhan perbaikan infrastruktur masih cukup besar.

”Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Bengkulu, kami menyampaikan terima kasih kepada Kopassus dan TNI yang telah membantu masyarakat Bengkulu. Harapannya, masyarakat benar-benar bisa merasakan kehadiran negara di wilayah masing-masing,” ujar Khairil.

Selain pembangunan fisik, Khairil berharap program tersebut juga memberikan manfaat melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan, termasuk pemeriksaan kesehatan gratis dan operasi katarak.

Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan berbagai pemangku kepentingan diperlukan agar pembangunan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat serta mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur dasar.

Adapun lokasi sasaran Karya Bakti Skala Besar TNI AD tersebar di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu Utara, Lebong, Rejang Lebong, Bengkulu Tengah, Kepahiang, Seluma, Bengkulu Selatan, Kaur, serta Kota Bengkulu.

Melalui program tersebut, pembangunan diharapkan dapat memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian layak, pendidikan, sanitasi, air bersih, dan listrik. (JUL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!