BencoolenTimes.com – Pemerintah Desa (pemdes) Pyang Mbik Kecamatan Amen Kabupaten Lebong, Selasa (5/3) pagi, menggelar pelaksanaan penentuan titik nol. Titik nol yang dilaksanakan dalam rangka pembangunan perpipaan air bersih sepanjang 680 meter di wilayah Dusun I Desa Pyang Mbik. Kegiatan dihadiri dan disaksikan, perangkat desa, anggota BPD, Camat Amen, pendamping desa, Bhabinkamtimas dan Babinsa setempat.
Dijelaskan Pjs. Kades Pyang Mbik, Putra Jaya, S.Sos didampingi Sekdes Pyang Mbik, Samson, disela-sela kegiatan titik nol, pembangunan instalasi perpipaan air bersih ini dalam rangka mendukung program penanganan stunting. ‘’Untuk tahun ini kita maksimalkan pembangunan instalasi perpiaan dari sumber air menuju bak penampungan sepanjang 680 meter,’’ sampai Putra.

Pembangunan perpipaan air bersih tersebut, sambung Putra, untuk membantu lebih kurang 300 rumah warga Desa Pyang Mbik yang tersebar di 3 wilayah dusun. Agar masyarakat bisa mendapatkan fasilitas dan pemenuhan kebutuhan air bersih sehari-hari yang sekaligus mengurangi potensi terjadinya kasus stunting dimasyarakat.
‘’Meskipun tidak diberikan target waktu, tapi kita upayakan pekerjaan yang dilaksanakan secara swakelola ini bisa selesai dalam kurun waktu dua bulan kedepan. Sedangkan untuk sambungan ke rumah-rumah, setelah instalasi perpipaan ini selesai, akan dirapatkan lagi bersama pemerintah desa dan BPD serta masyarakat,’’ sambung Putra.

Dilanjutkan Putra, selain perpipaan air bersih, tahun anggaran (TA) 2024 ini, Pemdes Pyang Mbik akan melaksanakan pembangunan fisik berupa irigasi sepanjang 100 meter di Dusun 1. Kegiatan pembangunan irigasi ini berkaitan dengan program ketahanan pangan sekaligus mendukung program musim tanam Desa Pyang Mbik yang sejak tahun lalu sudah terlaksana dua kali turun tanam.
‘’Pembangunan irigasi baru sepanjang lebih kurang 100 meter di dusun 1 ini nantinya untuk mendukung program ketahanan pangan desa. Sekaligus meningkatkan jumlah lahan yang akan turun tanam pada musim tanam kedua maupun ketiga. Karena sejak tahun lalu kita sudah bisa turun tanam dua kali dan tahun ini kita akan coba hingga turun tanam 3 kali setahun,’’ lanjut Putra.

Ditambahkan Putra, untuk program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) sudah direalisasikan untuk dua bulan, Januari dan Februari 2024. Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM), sama dengan tahun lalu sebanyak 20 KPM. Penyaluran diserentakan dengan penyaluran bantuan kepada lansia sebanyak 15 orang untuk dua bulan.
‘’Untuk penyerahan BLT DD kita laksanakan serentak dengan bantuan untuk santuan Lanjuat Usia (Lansia) sebanyak 15 orang dan kita serahkan di Balai Desa maupun langsung ke rumah penerima masing-masing. Nilai BLT DD perbulan sebesar Rp 300 ribu dan bantuan lansia sebesar Rp 150 ribu,’’ demikian Putra.(OIL)



