12.9 C
New York
Friday, October 30, 2026

Buy now

spot_img

Harapan BAZNAS Pusat untuk Bengkulu, Pimpinan Terpilih Diminta Pegang Teguh 3 Aman

spot_img

BencoolenTimes.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berharap pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur periode 2026-2031 mampu menjadi contoh nasional dalam tata kelola zakat yang akuntabel, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengawasan dan Pengendalian, Hj. Neyla Saida Anwar, saat menutup rangkaian verifikasi faktual terhadap 10 calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu, Kamis, 29 Oktober 2026.

Kegiatan verifikasi berlangsung di Kantor Wali Kota Bengkulu dan Media Center BAZNAS Provinsi Bengkulu. Neyla hadir didampingi Kepala Bagian Pembinaan Daerah BAZNAS RI, H. Putra Erianton, Lc.

Neyla mengatakan, rangkaian verifikasi faktual berjalan lancar. Ia juga melihat antusiasme dan potensi besar dalam proses penjaringan calon pimpinan BAZNAS di Bengkulu.

Baca Juga  Walikota Dedy Wahyudi Ingin Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu Figur Kompeten dan Berintegritas

”Alhamdulillah, seluruh rangkaian verifikasi faktual di Bengkulu, baik untuk Kota Bengkulu maupun Kabupaten Kaur berjalan lancar. Kami melihat antusiasme dan potensi yang luar biasa. Kami pulang membawa harapan, semoga pimpinan yang terpilih nanti benar-benar menjaga amanah ini,” ujar Neyla.

Ia menegaskan, pimpinan BAZNAS terpilih harus menjaga amanah dengan berpegang teguh pada prinsip 3 Aman, yakni Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.

”Pertama, jangan pernah tinggalkan prinsip 3 Aman. Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI. Itu harga mati,” tegasnya.

Selain menjaga prinsip tata kelola, Neyla berharap BAZNAS tidak hanya berfokus pada penghimpunan zakat, tetapi juga mampu mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaannya agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga  Seleksi Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu, BAZNAS RI Tekankan Penguatan Lembaga dan Kepatuhan Regulasi

”Kedua, BAZNAS ini bukan hanya lembaga yang menghimpun, tapi harus menggerakkan. Zakat harus produktif, harus bisa mengantarkan mustahik menjadi muzaki,” lanjutnya.

Menurut Neyla, zakat produktif menjadi salah satu kunci agar masyarakat penerima manfaat atau mustahik dapat meningkatkan kemandirian ekonomi hingga nantinya mampu menjadi muzaki, yakni orang yang menunaikan zakat.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pengelolaan zakat di daerah, BAZNAS RI juga menyiapkan 13 program unggulan yang digagas Ketua BAZNAS RI, Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid.

Neyla menyampaikan, program-program tersebut diharapkan dapat diterapkan di Bengkulu setelah pelaksanaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan pelantikan pimpinan BAZNAS definitif.

”InsyaAllah, setelah Rakorda dan pimpinan definitif dilantik, program-program unggulan BAZNAS Pusat akan kita turunkan ke Bengkulu. Tentu kita akan saring dulu bersama BAZNAS Provinsi dan Pemda, mana yang paling dibutuhkan masyarakat Bengkulu,” pungkasnya.

Baca Juga  Seleksi Pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu, BAZNAS RI Tekankan Penguatan Lembaga dan Kepatuhan Regulasi

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran langsung jajaran BAZNAS RI di Bengkulu. Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian sekaligus pembinaan bagi penguatan kelembagaan BAZNAS di daerah.

Dengan berakhirnya tahapan verifikasi faktual, proses selanjutnya adalah penetapan dan pelantikan pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu dan Kabupaten Kaur periode 2026-2031.

Harapan BAZNAS RI, pimpinan yang terpilih nantinya tidak hanya mampu menjaga kepercayaan publik melalui tata kelola yang akuntabel, tetapi juga menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat Bengkulu. (JUL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!