BencoolenTimes.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan bahwa seleksi calon pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu bukan sekadar proses pergantian kepemimpinan, melainkan momentum untuk memperkuat kelembagaan dan memastikan pengelolaan zakat berjalan sesuai regulasi.
Pesan tersebut disampaikan Pimpinan Bidang Pengawasan dan Pengendalian BAZNAS RI, Hj. Nayla Saida Anwar dalam kegiatan seleksi calon pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu di Ruang Hidayah I, Kantor Walikota Bengkulu, Kamis, 29 Oktober 2026.
Nayla mengatakan, proses seleksi harus menjadi bagian dari upaya membangun kelembagaan BAZNAS yang semakin kuat, profesional, dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.
”Seleksi ini bukan hanya membahas penggantian pimpinan, tetapi sebagai penguatan lembaga dan regulasi,” ungkap Nayla.
Menurutnya, seleksi tersebut menjadi tahapan penting untuk memastikan kepemimpinan BAZNAS ke depan mampu menjalankan tugas dan fungsi organisasi secara optimal, khususnya dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.
Dalam proses seleksi ini, sebanyak 10 calon mengikuti penjaringan untuk menentukan lima pimpinan BAZNAS Kota Bengkulu. Para calon diharapkan memiliki kompetensi, integritas, serta kapasitas kepemimpinan yang dibutuhkan untuk memperkuat tata kelola lembaga.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh.) Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Drs. H. Alex Periansyah selaku Ketua Sekretariat Tim Seleksi; Farurrazi yang mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bengkulu; serta Prof. Dr. H. Johanes Sapri selaku unsur tenaga profesional dan anggota Tim Seleksi.
Hadir pula Kepala Bagian Pembinaan Daerah BAZNAS RI, H. Putra Erianton dan Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, H. Yulkamra.
Melalui proses seleksi tersebut, diharapkan terbentuk kepemimpinan BAZNAS Kota Bengkulu yang mampu memperkuat kepercayaan publik, meningkatkan profesionalisme pengelolaan zakat, serta memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh masyarakat yang membutuhkan. (JUL)





