BencoolenTimes.com – Anak aniaya ibu kandung hingga meninggal dunia di Kota Bengkulu, terjadi Sabtu siang, sekitar pukul 12.40 WIB atau setelah Salat Zuhur.
Kejadian tragis terjadi di sebuah rumah, tepatnya di wilayah Kelurahan Panorama, Kecamatan Singaran Pati. Sang anak yang merupakan pelaku, berinisial NA dan ibunya, Ya.
Menurut keterangan warga dan tetangganya, kejadian tragis tersebut diketahui setelah pelaku NA secara tiba-tiba mendatangi tetangganya bernama Ice Purnamasari. Saat itu, NA memberitahukan bahwa baru saja menghilangkan nyawa sang ibu yang sedang melaksanakan salat.
ââDia (NA) datang kerumah dan menyebutkan baru saja menganiaya ibunya sendiri,ââ sampai Ice tetangga korban yang berada di lokasi kejadian.
Dilanjutkan Ice, keterangan dari NA, bahwa saat melakukan penganiayaan, sedang dalam kondisi kesurupan. ââKatanya karena kesurupan,ââ sebut Ice.
Mendengar hal tersebut, sambung Ice, dirinya bersama warga lainnya langsung mendatangi rumah korban yang juga merupakan tempat tinggal pelaku. ââKetika kami sampai, ternyata memang korban sudah terluka parah dan diduga meninggal dunia,ââ imbuh Ice.
Sementara itu, dari informasi lainnya di lokasi kejadian, bahwa diketahui pelaku yang masih dibawah umur ini, baru saja pulang dari Rumah Sakit Jiwa beberapa hari yang lalu.
Saat NA melakukan aksinya, Ya saat itu sedang melaksanakan Salat Zuhur. ââTadi katannya (NA), saat itu korban sedang Salat Zuhur,ââ terang Yuli, yang juga tetangga korban.
Yuli mengungkapkan, NA yang merupakan anak pertama dari korban, diduga kuat sedang mengalami gangguan jiwa dan sudah beberapa kali menjalani perawatan di rumah sakit jiwa. ââSudah beberapa kali di rawat dan baru beberapa hari ini pulang dari rumah sakit jiwa,ââ ungkap Yuli.
Sementara itu, Kapolsek Gading Cempaka, AKP Putra Agung mengatakan, pelaku sudah lang diamankan. Berdasarlan keterangan warga di sekitar rumah korban, pelaku memang disebut mengalami gangguan jiwa.
ââPelaku awalnya kita amankan ke Polsek dan selanjutnya diserahkan ke Polresta Bengkulu. Pelaku diamankan dari lokasi kejadian dan tidak melakukan perlawanan.
ââTerkait soal pelaku sudah memiliki kartu kuning (Bukti ODGJ), itu masih di dalami. Kalau laporan resmi pihak korban memang belum ada dan nanti kita arahkan ke Polresta Bengkulu,ââ singkat Agung.(OIL)



