BencoolenTimes.com – Nasabah BNI protes karena diduga dipotong antrean saat menunggu giliran pelayanan di Kantor BNI Jalan S. Parman, Kota Bengkulu, viral di Media Sosial (Medsos).
Terekam dalam video, Nasabah BNI protes tersebut, terjadi pada Jumat Siang, 6 November 2026. Saat itu, diketahui sang Nasabah sedang mengantre untuk mengurus aktifasi kartu ATM.
Disaat masuk bank diarahkan untuk ke CS BNI dan berikan nomor antri oleh scurity BNI dengan nomor antri 32. Selang beberapa waktu, nasabah lain masuk bank dan terlihat diberikan antrian nomor 34.
Selanjutnya nasabah yang memiliki antrian nomor 34 tiba-tiba langsung dipanggil oleh salah satu CS BNI dengan menyebutkan nama nasabah. Hal ini sekaligus pelayanannya mendahului Nasabah yang protes tersebut.
Melihat ada perbuatan perilaku diduga praktek kolusi oleh pegawai BNI tersebut, sang nasabah antrian nomor 32 yang sudah menunggu lama memprotes perbuatan tersebut.
‘’Ini yang motong antrean, saya sudah dua jam lebih, nunggu dua jam lebih, oleh satpam ini, dipanggil oleh CS nya ini. Ini BNI pelayanannya gak (Tidak) bagus ini, pelayanannya, saya viralkan ini,’’ sebut nasabah dalam video.
‘’Bapaknya sudah lewat (antrean),’’ jawab Satpam BNI tersebut menanggapi protes nasabah.
‘’Saya juga punya pekerjaan, ya suruh tunggu dong, kan antre, namanya antre. Kalau sudah lewat, yang laen masukin, atau aturannya memang begitu, memotong antrean berikutnya,’’ tanya sang nasabah.
Pria bernama Ongwi yang melakukan protes tersebut mengungkapkan, dirinya sebelum kejadian sempat mendengar oknum Satpam atau Security mengatakan kepada Nasabah yang memotong antrean, akan dipanggil langsung oleh CS.
‘’Dan terlihat dokumennya Langsung diantar ke CS. Perilaku itu terbukti setelah perbuatan yang sarat kolusi itu diperlihatkan,’’ ungkap Ongwi dengan nada kesal.
Ongwi mengaku, dirinya akan melayangkan somasi akibat perilaku pegawai BNI yang diduga berbau kolusi tersebut. ‘’Saya merasa dirugikan, saya akan somasi dan akan laporkan pihak bank ke lembaga yang berwenang mengawasi pelayanan Bank,’’ imbuh Ongwi.
Hingga berita ini ditayangkan, Redaksi BencooleTimes.com masih menunggu tanggapan atau statemen resmi dari pihak Bank untuk memberikan hak jawab mereka terkait protes nasabah tersebut.(OIL)





