Cuaca Ekstrim, Pedagang Mengeluh

BencoolenTimes.com, – Cuaca ekstrim seperti hujan deras, badai angin yang sedang melanda Kota Bengkulu baru-baru ini memberikan dampak yang kurang diperhatikan bagi para pedagang sayur Kota Bengkulu.

Pedagang Sayur dan Cabe Pasar Panorama

“Setiap musim hujan pasti harga barang-barang (sayuran) pasti naik sedangkan barang yang masuk kurang dan kebutuhan konsumennya banyak,” kata Sinar (50), pedagang cabe Pasar Panorama Kota Bengkulu, Senin (14/12/2020).

Untuk harga yang naik berkali lipat, diantaranya
cabe yang sebelumnya dijual dengan harga Rp 40.000 per kilo naik dua kali lipat.

“Sedangkan untuk sayuran seperti kol juga naik tapi tidak terlalu tinggi biasanya Rp 5000 per kilo naik jadi Rp 8000 per kilo,” ungkap Sinar.

Sementara itu Novi (32) pedang cabe lainnya mengungkapkan, para pedagang juga banyak keluhan karena selain dari segi harga yang mengalami kenaikan, kualitas sayur dari penyuplay juga kurang baik akibat cuaca ekstream ini.

“Karena kalau hujan deras begini kan cabe tidak bisa dipanen dan banyak yang busuk jadi membuat stok semakin dikit. Untuk kwalitas cabe banyak yang hijau, ada kwlitas bagus tapi harganya juga semakin tinggi,” ungkap Novi.

Senada dengan Een (27) Pedang Sayur Pasar Panorama harga sayur naik dan kualitasnya kurang baik jika dibandingkan sebelumya.

“Sayur sawi, kol dan tomat itu naik semua harganya dan dari segi kualitas yang kami terima juga kurang baik jika dibandingkan dengan sebelumnya,” tutup Een . (CW2)