asd
Friday, July 19, 2024
spot_img

Dewan Kota Sidak Perusahaan Semen Merah Putih, Temuannya : Izin Belum Jelas, Imbas Aktivitas Sebabkan Warga Sakit Paru-paru

BencoolenTimes.com, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bengkulu terdiri dari Waka I Marliadi, Waka II Alamsyah dan Ketua Komisi I Bambang Hermanto sidak ke perusahaan semen merah putih yang berlokasi di Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu, Rabu (6/9/2023).

Dalam sidak tersebut, Dewan Kota Bengkulu mendapatkan sejumlah temuan antara lain, perusahaan semen merah putih milik PT. Cemindo Gemilang Tbk tersebut aktivitasnya dikeluhkan warga dan diduga izin perusahaannya belum jelas.

Ketua Komisi I DPRD Kota Bengkulu, Bambang Hermanto menjelaskan, sidak tersebut menindaklanjuti laporan masyarakat yang mengeluhkan aktivitas perusahaan dan menyebabkan banyak debu, sehingga banyak masyarakat yang sakit paru-paru akibat debu yang ditimbulkan.

“Dengan adanya perusahaan semen itu banyak warga yang mengeluh, kenapa banyak warga yang sakit paru-paru. Kita melihat bukan lagi gudang, tapi sudah pabrik karena bahan-bahan pembuatan semen ada disitu,” kata Bambang Hermanto.

Bambang Hermanto menuturkan, saat pihaknya di lokasi, ada salah satu warga yang melaporkan bahwa anaknya divonis penyakit paru-paru, diduga akibat aktivitas perusahaan yang menimbulkan banyak debu.

“Saya tadi pas di lokasi ada warga menyampaikan anaknya divonis dokter penyakit paru-paru gara-gara semen itulah,” jelas Bambang Hermanto.

Bambang Hermanto menyampaikan, pihaknya telah mempertanyakan dokumen perusahaan baik itu izinnya maupun yang lainnya. Namun, pihak manajemen belum menunjukkan izin yang diminta DPRD. Pihak manajemen berdalih akan meminta izin terlebih dahulu dengan pimpinan di pusat.

“Kita tadi minta lihat izinnya tapi mereka mau minta izin pusat dan segala macamlah dalihnya. Nanti akan kita panggil pihak perusahaannya, warga setempat, ketua RT setempat dan warga yang anaknya sakit paru-paru diduga imbas dari aktivitas perusahaan,” terang Bambang Hermanto.

Selain itu, DPRD juga akan memanggil Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu, Dinas Perizinan dan lainnya yang terkait dengan perihal tersebut.

“Kita jadwalkan segera memanggil pihak-pihak tersebut untuk kita cek semua, mulai dari perizinannya hingga Amdalnya,” jelas Bambang Hermanto.

Diketahui, perusahan tersebut berada di wilayah permukiman warga. Sehingga diduga aktivitasnya berdampak pada warga setempat. (BAY)

Related Articles

Latest Article

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493
error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!