BencoolenTimes.com – Heboh penggerebekan diduga seorang pejabat di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Seluma berinisial NH pada Kamis sore, 15 Januari 2026 lalu, masih simpang siur.
Dari informasi yang diperoleh media ini, baik itu media sosial (Medsos) Facebook (FB) dan media online yang beredar di Provinsi Bengkulu, warga RT 10 Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu sempat heboh.
Kehebohan disebutkan berawal dari aksi penggerebekan yang dilakukan oleh istri NH di salah satu kos-kosan di lokasi tersebut. Istri NH datang bersama anaknya untuk melabrak sang suami yang diduga sedang berduaan dengan Wanita Idama Lain (WIL).
Bahkan disebut, NH saat itu sedang berduaan dengan salah satu oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) berinisial ND yang juga mengabdi di Dinkes Seluma.
Kedatangan istri NH bersama anaknya ini sembat menimbulkan kegaduhan, karena sempat terjadi cekcok mulut, hingga memancing warga yang ada disekitar lokasi kejadian.
Menanggapi informasi miring tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkes Kabupaten Seluma, Erlan Suadi sudah membuat klarifikasi. Dinkes Seluma belum mendapatkan informasi pasti terkait dugaan keterlibatan pejabat dengan PPPK dilingkungan mereka yang disebut digerebek di Kota Bengkulu.
‘’Kami belum menerima laporan resmi terkait dugaan keterlibatan pejabat maupun tenaga PPPK di instansi kami dalam kejadian tersebut,’’ sampai Erlan dalam klarifikasinya.
Meskipun belum mendapatkan laporan, Erlan mengatakan akan menelusuri dan mengklarifikasi secara internal untuk memastikan kebenaran informasi yang sudah viral dan beredar luas di berbagai Media Siber dan berbagai Platfon Medsos tersebut.
‘’Kita akan telusuri dan klarifikasi kebenaran informasi yang beredar tersebut. Kalau benar, kita pasti akan mengambil tindakan terhadap kedua oknum tersebut sesuai aturan yang berlaku,’’ tegas Erlan.
Kapolsek Selebar, AKP Bayu Heri Purwono yang dikonfirmasi pada Senin, 19 Januari 2026 membenarkan informasi terkait seorang istri menggerebek suaminya.
‘’Info penggrebekan dilakukan oleh Istri sah suami memang benar. Namun istri sah atau suami sah tidak ada membuat laporan pengaduan ke Polsek sampai saat ini,’’ singkat Kapolsek.(OIL)



