6.4 C
New York
Monday, October 19, 2026

Buy now

spot_img

Jembatan Perintis Putus, Danrem Turun ke Lokasi dan Santuni Korban

spot_img

BencoolenTimes.com – Putusnya tali seling jembatan gantung perintis yang menghubungkan Desa Bandung Agung, Kecamatan Semidang Alas, dengan Desa Gelombang, Kecamatan Semidang Alas Maras, menyebabkan jembatan miring ke arah hilir sungai. Insiden tersebut mengakibatkan empat petani mengalami luka-luka dan dua unit sepeda motor tersangkut di jembatan.

Bagi masyarakat setempat, jembatan tersebut bukan sekadar akses penghubung antardesa, tetapi juga menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari, mulai dari kegiatan pertanian hingga akses anak-anak menuju sekolah.

Menindaklanjuti kejadian itu, Komandan Korem (Danrem) 041/Garuda Emas Bengkulu, Brigjen TNI Jatmiko Aryanto, datang ke lokasi untuk melihat kondisi jembatan sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat. Kedatangan Danrem didampingi Camat Semidang Alas serta kepala desa dari kedua wilayah tersebut.

Danrem menyampaikan bahwa kejadian tersebut merupakan musibah. Namun, ia juga mengingatkan masyarakat agar mematuhi ketentuan keselamatan saat melintasi jembatan, terutama terkait batas kapasitas yang telah dipasang pada tiang jembatan.

‘’Intinya ini merupakan sebuah musibah, namun, jika kita jeli, sudah terpampang peringatan yang jelas di tiang jembatan, maksimal tiga orang dan satu sepeda motor. Memang dibutuhkan kesadaran bersama, jadi nanti tulisan peringatan akan kita perbesar lagi,’’ sampai Danrem.

Danrem menjelaskan, jembatan yang baru direhabilitasi tersebut memiliki batas penggunaan maksimal tiga orang dan satu unit sepeda motor dalam sekali melintas. Karena itu, masyarakat diminta mematuhi rambu peringatan guna menghindari kejadian serupa.

Meski demikian, Danrem menegaskan bahwa keselamatan warga dan pemulihan akses jembatan menjadi perhatian. Menanggapi harapan masyarakat agar jembatan segera kembali berfungsi, ia memerintahkan jajarannya untuk mempercepat penanganan dan perbaikan.

Tidak hanya itu, Danrem juga menyatakan kepeduliannya terhadap para korban yang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Jajarannya akan mendatangi kediaman para petani untuk memberikan santunan.

‘’Nanti jajaran akan menyambangi kediaman para petani yang luka-luka kemarin. Akan kita berikan santunan,’’ sambung Danrem.

Masyarakat Desa Bandung Agung dan Desa Gelombang berharap perbaikan jembatan dapat segera dilakukan agar akses penghubung antardesa kembali normal. Dengan demikian, aktivitas pertanian, pekerjaan, dan pendidikan warga tidak lagi terganggu.

Danrem kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan ketentuan kapasitas jembatan demi keselamatan bersama.

‘’Jembatan gantung perintis ini jangan sampai overload. Masyarakat juga harus memperhatikan peringatan di tiang jembatan, yakni maksimal tiga orang dan satu unit sepeda motor yang dianjurkan melintas,’’ demikian Danrem.(RSL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!