Home BDTV Kejar dan Tangkap, Tim Totaici Tembak Penodong Sadis Mahasiswa

Kejar dan Tangkap, Tim Totaici Tembak Penodong Sadis Mahasiswa

BencoolenTimes.com, – Kinerja Tim Totaici Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkulu Selatan patut diacungi jempol. Pasalnya, pihaknya berhasil menangkap dua orang terduga pelaku penodong mahasiswa yang sedang liburan pada April 2021 lalu di dalam Hutan Kota Manna Jalan Raya Padang Panjang Desa Pagar Dewa Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.

Penangkapan terhadap kedua terduga pelaku inisial NP (32) warga Desa Padang Niur Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan dan MA (24) warga Jalan Pemangku Basri Kecamatan Kota Manna Kabupaten Bengkulu Selatan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan Iptu Gajendra Harbiandri ini sempat diwarnai aksi kejar-kejaran. Namun, berkat kerja keras dan kesigapan tim Totaici, keduanya berhasil diringkus di kawasan Jalur Lintas Manna-Kaur, Minggu (30/5/2021) sekira pukul 23.30 WIB.

Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Gajendra Harbiandri menjelaskan, terduga pelaku tergolong sadis, karena tak segan melukai korban dan waktu melancarkan aksinya pada bulan April 2021 lalu itu, terduga pelaku membacok korban. Dalam penangkapan terduga pelaku sempat akan menabrak salah satu mobil petugas yang saat itu berusaha memberhentikan terduga pelaku yang mengendarai truk.

“Korban sendiri saat itu dibacok oleh pelaku. Salah satu terduga pelaku yakni NP sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap. Awalnya kami mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku akan kembali ke Manna dari Jakarta. Maka dari itu kami mencegat kendaraan yang dikendarai pelaku berupa truk. Pada saat dicegat, pelaku tidak mau minggir maupun berhenti. Sehingga sempat kami kejar-kejaran dengan pelaku. Saat penangkapan kondisi hujan sehingga kondisi jalan licin sehingga kami tidak berani menghentikan secara menghadap, dikhawatirkan truk yang dikendarai pelaku akan terguling,” ungkap Ganjendra.

Gajendra menuturkan, usai melancarkan aksinya beberapa waktu lalu itu, keduanya diduga langsung kabur ke luar Provinsi dan berdasarkan pemantauan yang dilakukan tim Totaici, keduanya selama sebulan berada di Pulau Jawa, tepatnya Cirebon.

“Alhamdulillah anggota kita tidak ada yang terluka, tetapi hampir pada saat itu, hampir pada saat kejar-kejaran hampir salah satu mobil anggota kami hampir ditabrak. Kami lakukan tindakan tegas dan terukur terhadap terduga pelaku NP dengan melumpuhkan kedua kakinya, karena selain berusaha kabur yang bersangkutan melakukan perlawanan,” tutur Gajendra.

Gajendra menuturkan, sementara, baru satu  Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tetapi polisi akan mendalami lagi, karena diduga terduga pelaku terlibat kejahatan di TKP-TKP lain.

“Sementara ini masih satu TKP dan akan kami dalami lagi karena diduga ada TKP-TKP lain. Dua orang yang kita amankan,” tutur Gajendra.
Gajendra menambahkan, keduanya dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan. (Bay)