BencoolenTimes.com – Pemerintah Kota Bengkulu akan menggalakkan gerakan “Belanja di Pasar oleh ASN” guna menggerakkan roda perekonomian di pasar tradisional serta meningkatkan pendapatan pedagang kecil.
Gerakan ini nantinya akan dijadwalkan secara rutin, misalnya setiap Jumat dalam sebulan. “Kita akan memprogramkan, satu bulan sekali atau dengan jadwal tertentu seperti ‘Jumat Belanja’. Ibu-ibu ASN akan diarahkan belanja langsung ke dalam pasar,” ujar Asisten II Setda Kota Bengkulu, Sehmi Alnur.
Program ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Bengkulu dalam penataan kawasan Pasar Minggu, sekaligus menanggapi keluhan pedagang terkait minimnya pembeli di dalam pasar.
“Keluhan mereka, tidak ada pembeli di dalam. Jadi kita dorong agar ASN belanja di dalam. Karena kalau masih ada yang belanja di luar, bagian dalam tetap sepi,” kata Sehmi.
Pemkot melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Perdagrin) juga telah menyediakan sejumlah lapak gratis bagi pedagang. Lokasi pertama berada di dalam Pasar Minggu yang dapat menampung sekitar 30 pedagang basah seperti penjual ikan. Lokasi kedua berada di pelataran Pasar Tradisional Modern (PTM) dengan kapasitas hingga 150 pedagang.
Sebelumnya, Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi juga telah mengimbau para pedagang di Pasar Minggu dan Panorama yang masih berjualan di bahu jalan serta trotoar untuk pindah ke lapak yang telah disediakan.
“Di dalam Pasar Minggu dan PTM masih banyak tempat yang kosong. Begitu juga di Panorama,” ujar Dedy Wahyudi.
Ia pun mengapresiasi pedagang yang telah mematuhi imbauan dan mendukung kebijakan pemerintah dalam penataan pasar. Pemkot terus mengingatkan agar seluruh pedagang dapat menaati aturan demi menciptakan lingkungan pasar yang tertib, bersih, dan nyaman.(JUL)



