13.8 C
New York
Saturday, October 31, 2026

Buy now

spot_img

Sederet Manfaat Daun Kelor yang Wajib Diketahui

spot_img

8. Salah satu penawar racun

Kelor juga bisa menjadi salah satu penawar racun arsenik. Dalam sebuah studi yang dilakukan terhadap hewan, kandungan dalam daun kelor terbukti melindungi tubuh dan membantu melawan paparan racun arsenik yang dikenal dapat meningkatkan risiko kanker.

9. Memiliki Zat Anti Kanker

Selain berbagai manfaat yang ada di atas, tanaman kelor juga memiliki zat anti-kanker. Kelor bisa digunakan sebagai tambahan terapi kanker dan juga baik untuk pencegahan.

Kandungan kelor seperti benzil isosianat sangat berguna dalam perawatan kemoterapi. Selain itu, zat lainnya seperti protein, kalsium, zat besi, vitamin, mineral (potasium dan magnesium) juga berkontribusi dalam memperkuat kesehatan tubuh. Termasuk melawan penyakit tumor dan efek samping yang terjadi ketika terapi.

10. Sempat Diabaikan, Kini Jadi Perhatian

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI) Dr dr Inggrid Tania MSi, kelor kini menjadi primadona di Indonesia. Padahal dulunya tanaman ini sempat diabaikan.

“Soal kelor itu memang saat ini termasuk komunitas herbal primadona keunggulan Indonesia ya, sekarang ini banyak penggunaan kelor, semakin banyak dan juga ekspor semakin meningkat,” katanya kepada media beberapa waktu lalu.

dr Inggrid menambahkan bahwa memang riset soal daun kelor kebanyakan dilakukan di luar negeri.

“Memang dulunya hasil riset kelor itu banyak di luar negeri, misalnya kaya India, Afrika, biasanya kan mereka sebutnya moringa, diambil dari bahasa latin moringa oleifera, dulu kelor kita memang sempat tidak dikembangkan, tidak diteliti,” sambungnya.

11. Menteri Kesehatan Dorong Pengembangan Riset Kelor

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta agar kelor bisa diteliti secara mendalam. Menkes ingin tanaman kelor menjadi obat tradisional khas Indonesia yang bisa menembus pasar global dan menyaingi ginseng khas Korea Selatan.

* Berikut adalah cara mengolah daun kelor untuk obat:

1. Teh daun kelor

Rebus segenggam daun kelor segar atau kering dalam 2-3 gelas air selama sekitar 10-15 menit. Saring dan minum teh daun kelor 1-2 kali sehari untuk mendapatkan manfaatnya.

2. Ekstrak daun kelor

Hancurkan daun kelor segar atau kering dan tambahkan air panas. Diamkan selama 5-10 menit dan saring. Gunakan ekstrak daun kelor sebagai obat tetes mata, obat kumur, atau obat luar untuk menyembuhkan luka.

3. Kapsul daun kelor

Banyak tersedia di pasaran kapsul yang berisi bubuk daun kelor. Gunakan kapsul ini sesuai dengan dosis yang dianjurkan pada kemasannya.

4. Salep daun kelor

Daun kelor dapat dihaluskan atau di-blender dan kemudian dicampur dengan minyak kelapa atau minyak zaitun untuk membuat salep.

Salep ini dapat digunakan untuk mengobati berbagai jenis kulit seperti ruam, luka, dan gatal-gatal.

Namun, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi sebelum mengonsumsi daun kelor dalam jumlah yang banyak atau dalam bentuk suplemen.

* Anda tertarik untuk menanam daun kelor ?
Berikut adalah langkah-langkah umum untuk menanam daun kelor:

1. Persiapkan benih daun kelor yang sehat dan segar. Anda dapat membeli benih tersebut di toko pertanian atau petani lokal di daerah Anda.

2. Siapkan tempat yang terkena sinar matahari penuh untuk menanam benih. Pastikan tanah yang akan digunakan subur dan memiliki drainase yang baik.

3. Buat lubang tanam dengan kedalaman sekitar 2-3 cm. Jarak antar lubang sekitar 30-40 cm.

4. Letakkan benih daun kelor di dalam lubang dan tutup dengan tanah.

5. Siram tanah dengan air secukupnya. Pastikan tanah tetap lembab tetapi tidak terlalu basah.

6. Tunggu sekitar 1-2 minggu untuk melihat tumbuhnya bibit. Setelah bibit tumbuh, pastikan untuk memberi air secara teratur.

7. Setelah bibit mencapai ketinggian sekitar 20-30 cm, Anda dapat memindahkannya ke tempat yang lebih luas atau ke dalam pot yang lebih besar. Pastikan tanah tetap subur dan memberi pupuk secara berkala.

Daun kelor dapat tumbuh dengan cepat dan mudah di berbagai jenis tanah, namun pastikan untuk memberi perhatian khusus pada kelembaban dan drainase tanah.

Dalam waktu 3-4 bulan setelah penanaman, daun kelor sudah siap untuk dipanen dan dijadikan sebagai bahan makanan atau sebagai bahan obat tradisional. (**)

spot_img
admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!