Viral ! Gara-gara Warisan, Anak di Bengkulu Tega Laporkan Ibu Kandung

BencoolenTimes.com, – Miris, seorang ibu di Bengkulu inisial SU dilaporkan anak kandungnya sendiri inisial RF ke Polda Bengkulu atas kasus dugaan pemalsuan dokumen harta warisan.

Nasarudin, SH.MH Kuasa Hukum terlapor mengatakan, kliennya hari ini, Jumat (1/10/2021) mendatangi Polda Bengkulu memenuhi panggilan penyidik Direktorat Reserse Kriminal Polda Bengkulu untuk klarifikasi mengenai laporan pelapor yang merupakan anak kandung dari terlapor.

Nasarudin mengungkapkan, kejadian ini bemula pada Maret 2021 RF mendatangi Polda Bengkulu berkoordinasi hendak melaporkan ibu kandungnya dan saudaranya ke polisi terkait kasus pengerusakan. Saat itu,  RF memasang spanduk bertuliskan ruko dijual pada ruko dan usaha miliknya tersebut. Namun tidak lama, setelah itu spanduk rusak. Pelaku pengrusakan terindikasi adalah ibu kandung dan keluarga RF. Ruko tersebut dipercayakan oleh almarhum ayah RF kepadanya.
RF sendiri berniat menjual karena untuk membayar uang kuliah dan melunasi utang keluarga pada salah satu bank.

“Belum ada proses perwarisan di sini. Hanya saja almarhum sang ayah telah mengatasnamakan beberapa harta untuk anak-anaknya. Namun pada dasarnya usaha yang diperuntukan kepada sang anak ini masih diurus oleh sang ibu,” ungkap Nasarudin.

Nasarudin menyebutkan, tindakan ibunya melarang sang anak untuk menjual harta tersebut lantaran status hukum anak secara perdata masih anak bawah umur. Secara hukum, pewarisan bisa diwakilkan oleh seorang ibu. Oleh sebab itu, pihaknya juga mengklarifikasi atas tindakan ibunya.

“Hibah tersebut lahir tahun 2013. Pada saat itu status anak masih bawah umur, tidak boleh anak bawah umur bertindak secara hukum. Dalam artian membuat dokumen ataupun suatu surat perjanjian untuk jual beli,” jelas Nasarudin.

Nasarudin berharap kasus tersebut dapat selesai secara kekeluargaan. Kliennya selaku sang ibu dari pelapor, yakin bahwa kasus ini dapat selesai dengan baik.

“Mereka ini adalah keluarga kandung dan yakin dapat diselesaikan dengan baik,” demikian Nasarudin. (Cw2)