10.7 C
New York
Thursday, April 30, 2026

Buy now

spot_img

Hadiri Musrenbang Kecamatan, Wabup Fahrurrozi Sampaikan Ini

BencoolenTimes.com – Wakil Bupati (Wabup) Lebong, Fahrurrozi mewakili Bupati Lebong Kopli Ansori dalam kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lebong Selatan. Kegiatan Musrenbang dipusatkan di Kelurahan Tes dan dihadiri Kepala Bappeda Lebong, Zulhendri.

Kegiatan yang digelar, Rabu (31/1) pagi tersebut, juga dihadiri Kepala OPD atau perwakilannya, Camat Lebong Selatan Kater Jaya beserta Kades Sekecamatan Lebong Selatan. Termasuk, perwakilan Koramil 409-02/Lebong Selatan, perwakilan Polsek Lebong Selatan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda setempat.

Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Lebong Selatan diikuti berbagai elemen di wilayah Kecamatan Lebong Selatan.

Saat membuka kegiatan Musrenbang Lebong Selatan, Wabup Fahrurrozi menyampaikan, Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan upaya perencanaan pembangunan menggunakan pendekatan partisipasi. Sehingga, pemangku kepentingan masyarakat ditingkat kecamatan mendapatkan ruang untuk melibatkan diri dalam proses tahapan perencanaan pembangunan daerah dan bersifat partisipasi.

Baca Juga  Dorong Pertumbuhan Ekonomi, BPD HIPMI Bengkulu Gelar Forbisda

‘’Jadi ini salah satu bentuk pendekatan partisipasi dalam perencanaan pembangunan, salah satunya terhadap kelompok masyarakat yang rentan terpinggirkan. Serta untuk menyerap aspirasi kelompok masyarakat yang tidak memiliki akses dalam pengambil kebijakan secara langsung. Untuk itu melalui Musrenbang Kecamatan, setiap usulan rencana kegiatan yang diusulkan haruslah yang benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi kepentingan masyarakat secara umum,’’ sampai Wabup Farurrozi.

Musrenbang yang diselenggarakan, sambung Wabup Fahrurrozi, mengangkat tema ‘Peningkatan dan pemantapan pembangunan sektor-sektor unggulan daerah menuju Lebong bahagia dan sejahtera’. Dengan tema tersebut, harus ada penetapan skala prioritas, agar arah kebijakan pembangunan dapat berjalan efektif, efisien dan sejalan.

Baca Juga  Infrastruktur Masih Menjadi Prioritas Pembangunan Seluma

Wabup Fahrurrozi melanjutkan, percepatan pembangunan daerah harus didukung oleh tiga pilar pembangunan. Masing-masing, pemerintah, dunia usaha dan masyarakat. Ketiga pilar pembangunan tersebut diharapkan mampu bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung percepatan dan pemerataan pembangunan.

‘’Sehingga, pembangunan daerah dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Dan pada akhirnya, keselarasan serta keterpaduan peran dan fungsi dari masing-masing pilar pembangunan tersebut, menjadi dasar untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat,’’ lanjut Wabup Fahrurrozi.

Ditambahkan Wabup Fahrurrozi, hanya saja, setiap usulan yang disampaikan, tidak sepenuhnya bisa diakomodir dalam APBD. Hal ini lantaran adanya keterbatasan keuangan daerah dan memang harus ada skala prioritas. ‘’Harapan kita, dari hasil musrenbang masing-masing kecamatan, usulan yang diajukan benar-benar skala prioritas. Agar kegiatan pembangunan yang dilaksanakan benar-benar merupakan kebutuhan masyarakat,’’ imbuh Wabup Fahrurrozi.

Baca Juga  Kementerian Ketenagakerjaan RI Terbikan Edaran WFH

Sementara itu, Camat Lebong Selatan, Kater Jaya menyebut, usulan yang masuk dalam Musrenbang, merupakan penyaringan usulan pembangunan dari tingkat bawah di Kecamatan Lebong Selatan. Sehingga diharapkan, bisa diakomodir dan masuk dalam rencana kerja (renja) OPD, seperti yang direalisasikan dalam APBD 2024 ini.

‘’Salah satu contoh, yaitu pembangunan Jalan Turan Lalang-Uram Jaya yang akan dibangun tahun ini. Termasuk juga ada pembangunan irigasi maupun jalan lingkungan di wilayah Kecamatan Lebong Selatan. Kita berharap, tahun anggaran 2025 nanti bisa berlanjut pembangunannya,’’ harap Kater.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!