5.8 C
New York
Sunday, April 26, 2026

Buy now

spot_img

Kesbangpol Provinsi Bengkulu Fasilitasi Audiensi Perkumpulan Lembaga Adat Rumpun Melayu

BencoolenTimes.com – Plt. Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah Syahili, didampingi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bengkulu, menerima audiensi Perkumpulan Lembaga Adat Rumpun Melayu Provinsi Bengkulu. Audiensi ini berlangsung di Ruang Kerja Plt. Gubernur Bengkulu

Kegiatan audiensi ini, menjadi ajang diskusi terkait perkembangan dan peran lembaga adat dalam memperkuat kebudayaan dan tatanan sosial masyarakat di Provinsi Bengkulu.

Dalam pertemuan tersebut, Perkumpulan Lembaga Adat Rumpun Melayu Provinsi Bengkulu yang dipimpin oleh sejumlah tokoh adat menyampaikan berbagai isu terkait pelestarian budaya Melayu, penguatan struktur organisasi adat dan peran lembaga adat dalam mendukung pembangunan daerah yang berbasis pada kearifan lokal.

Salah satu fokus utama dalam audiensi ini adalah bagaimana lembaga adat dapat turut berperan aktif dalam menjaga nilai-nilai tradisi, memperkuat identitas budaya Melayu, dan berkolaborasi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat Bengkulu.

Plt. Gubernur Bengkulu, Rosjonsyah menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan dukungannya terhadap upaya penguatan lembaga adat dalam menjaga kearifan lokal. Dalam sambutannya, Rosjonsyah menegaskan pentingnya lembaga adat sebagai bagian integral dari pembangunan daerah, yang tidak hanya berfungsi sebagai penjaga tradisi, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan sosial.

”Lembaga adat memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga keberagaman dan kearifan lokal di tengah modernisasi yang terus berkembang. Kami siap mendukung penuh upaya Perkumpulan Lembaga Adat Rumpun Melayu untuk lebih aktif berperan dalam pembangunan Provinsi Bengkulu,” ujar Rosjonsyah, Pada Kamis, 24 Oktober 2024.

Lebih lanjut, Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan Ormas Badan Kesbangpol Provinsi Bengkulu, Linda Oktaviane menjelaskan bahwa peran lembaga adat dalam menjaga ketahanan sosial dan budaya di tengah masyarakat sangat vital.

Ia juga menyampaikan bahwa Badan Kesbangpol akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan lembaga adat dalam rangka memperkuat peran mereka, baik dalam pendidikan masyarakat maupun dalam menjaga ketertiban sosial.

Selama audiensi, beberapa tokoh adat mengungkapkan harapan mereka agar lembaga adat dapat diberikan ruang lebih luas dalam perencanaan pembangunan daerah yang menghargai nilai-nilai budaya dan tradisi setempat. Mereka juga menyarankan agar pemerintah lebih memperhatikan aspek pelestarian budaya Melayu dalam kebijakan pembangunan yang ada, sehingga budaya lokal tidak tergerus oleh perkembangan zaman.

”Penting bagi kami untuk memastikan bahwa lembaga adat tetap memiliki posisi yang kuat dalam masyarakat. Kami berharap, melalui audiensi ini, kami dapat terus berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjaga dan mengembangkan kebudayaan Melayu di Bengkulu,” ujar salah satu perwakilan dari Perkumpulan Lembaga Adat Rumpun Melayu.

Audiensi ini berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dengan kedua belah pihak saling berbagi pandangan dan mendiskusikan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan peran lembaga adat dalam pembangunan daerah. Para tokoh adat juga mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh pemerintah provinsi terhadap pentingnya lembaga adat dalam konteks sosial budaya.

Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan hubungan yang lebih erat antara pemerintah Provinsi Bengkulu dan lembaga adat dapat terjalin, guna mewujudkan pembangunan yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga melestarikan budaya dan tradisi yang menjadi identitas Provinsi Bengkulu.(JUL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!