28 C
New York
Sunday, July 12, 2026

Buy now

spot_img

Bayi Perempuan Dalam Kardus Dinyatakan Sehat, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

BencoolenTimes.com – Bayi Perempuan dalam kardus yang ditemukan warga di Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Senin Subuh, 6 Oktober 2025, dinyatakan sehat dan tidak memiliki cacat fisik.

Bayi Perempuan yang saat ini dirawat di RSUD Kepahiang, ditempatkan di ruang bayi dan telah diperiksa oleh Tim Medis. Dokter Spesialis Anak RSUD Kepahiang, dokter Roslina Dewi menyebutkan bahwa, bayi yang ditemukan di dalam kardus tersebut dalam kondisi sehat dan tidak mengalami cacat secara fisik.

Dari hasil pemeriksaan pihaknya, bayi tersebut juga memiliki tanda lahir seperti daging tumbuh di bagian telinga sebelah kanan. Hal ini menurut dr. Roslina, merupakan hal yang wajar dan bukanlah suatu penyakit yang berbahaya.

‘’Bayinya dalam kondisi sehat, cantik juga. Saat kami periksa, tidak ada luka ataupun penyakit yang sedang diidap. Namun bayi ini punya tanda lahir di bagian telinga sebelah kanan, seperti ada daging tumbuh, tapi tak mengapa itu hal biasa,’’ ungkap Roslina.

Baca Juga  Perempuan Setengah Abad Diamankan Bersama 100 Paket Diduga Sabu

Sementara itu, hingga saat ini, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang, masih terus melakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pembuangan Bayi Perempuan terseut.

Kapolres Kepahiang, AKBP M. Faisal Pratama melalui Kasat Reskrim AKP Dennyfita Mochtar didampingi Kanit PPA, Aiptu Dedy menjelaskan, mereka masih terus mengumpulkan bukti dan juga keterangan dari para saksi terkait penemuan bayi perempuan dalam kardus tersebut.

‘’Kita masih terus lakukan upaya penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuang Bayi Perempuan tersebut, sekaligus untuk mengetahui siapa orang tuanya. Pengumpulan barang bukti dan pemeriksaan saksi masih terus kita lakukan,’’ terang Kasat.

Baca Juga  Perempuan Setengah Abad Diamankan Bersama 100 Paket Diduga Sabu

Terkait adanya penjepit di tali pusar Bayi Perempuan tersebut, Kanit PPA, Satreskrim Polres Kepahiang, Aiptu Dedy mengakui, diduga kuat kelahiran sang bayi dibantu seorang tenaga kesehatan.

Hanya saja, Dedy tidak berani menyebutkan secara detail, lantaran hal tersebut belum cukup untuk memberi arah terkait tenaga kesehatan yang membantu kelahiran, apakah bidan atau perawat biasa.

‘’Memang ditemukan penjepit pada bagian tali pusar sang bayi dan sudah kita klarifikasi ke Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Kepahiang, tapi kita tidak bisa menyimpulkan siapa yang telah membantu kelahiran bayi tersebut. Sebab penjepit ini tidak memiliki ciri khusus, mulai dari warna ataupun bentuk, karena bidan bisa membelinya sendiri di apotek,’’ imbuh Kanit PPA.

Untuk diketahui, penemuan Bayi Perempuan di Desa Taba Tebelet, Kecamatan Kepahiang, Kabupaten Kepahiang sempat menghebohkan warga pada Senin Subuh, 6 Oktober 2025.

Baca Juga  Perempuan Setengah Abad Diamankan Bersama 100 Paket Diduga Sabu

Bayi perempuan ini, ditemukan di dalam kardus yang diletakkan tepat di depan teras Ruko Cikal Creative, sekitar pukul 05.30 WIB. Bayi tersebut pertamakali ditemukan oleh Muryana, si pemilik Ruko Cikal Creative.

Menurut Kesaksian Muryana, pagi itu ia hendak membuka ruko dan melihat ada sebuah kardus di sudut teras. Tak ada yang aneh awalnya, ia bahkan sempat mengira bahwa kardus tersebut merupakan paket barang yang biasa dipesan untuk kebutuhan usahanya.

Namun ketika ia membuka roling ruko, ia dikejutkan dengan suara tangisan bayi yang dicurigainya bersumber dari dalam kardus tersebut dna setelah dilihat, ternyata isinya memang Bayi.(OIL)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!