Cemburu, Penyebab Oknum Pejabat Siram Air Cabe ke Wajah ASN

BencoolenTimes.com, — Belum lama ini terjadi peristiwa penyiraman air cabe oleh oknum pejabat Eselon II Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Lebong inisial EW terhadap Ria salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertras) Kabupaten Lebong.

Peristiwa penyiraman yang terjadi di Kantor Disnakertras Kabupaten Lebong pada, Rabu (8/7/2020) tersebut sempat menghebohkan publik lantaran diduga penyebab terduga EW melakukan penyiraman air cabe ke wajah korban bermotif cemburu karena diduga suami terduga pelaku berselingkuh dengan korban.

Berdasarkan keterangan terduga pelaku EW kejadian tersebut bermula saat terduga pelaku melihat pesan WhatsApp dari korban di handpone milik suaminya yang berisi kata- kata ‘sayang’. Hal tersebut yang membuat terduga pelaku marah besar. Kemudian terduga pelaku menanyakan maksud korban mengirim pesan bertuliskan sayang kepada korban tersebut.

“Awalnya saya membuka HP suami saya, lalu salah satu kontak WA-nya ada nama Martono, namun foto profilnya perempuan (korban Ria, red). lalu ada pesan chatting yang berisi kata sayang, otomatislah saya  emosi, marah besar dan mempertanyakan terkait isi Chattingannya dengan Suami saya kepada dia (korban, red). Lalu si korban ngajak saya ketemu untuk menyelesaikan masalah ini,” kata EW.

Kemudian, sambung EW, ia dengan korban sepakat bertemu di Kantor tempat korban kerja yakni di Disnakertrans Rabu (8/7/2020) sekitar pukul 09.15 WIB. Ketika itu EW datang lebih awal dari jam yang ditentukan yakni pukul 08.00 WIB. Disitu sembari menunggu korban EW mengaku sarapan makan kerupuk kemplang dan tak lama kemudian korban datang. Terduga pelaku kemudian langsung menanyakan kepada korban  maksud dari pesan WA yang berisi tulisan kata Sayang kepada Suaminya.

Lalu korban langsung menjawab pertanyaan terduga pelaku dan berkata “Karena suami ibu Like (Suka,red) sama aku”. Mendengar jawaban korban seperti itu, terduga pelaku spontan naik pitam lalu menyiram dengan cabe kuah krupuk kemplang ke arah wajah korban.

“Tadinya saya tidak ada niat melakukan penyiraman si korban pakai cabe itu, tetapi saya mendengar jawabannya mengatakan suami saya suka sama dia, spontan saja kerana saya sangat emosi dengan jawabannya,

EW menyatakan, sudah lama mencurigai perselingkuhan suaminya dengan korban, namun belum mempunyai bukti yang kuat atas perselingkuhan suaminya dengan korban.

“Saya sudah lama mencurigai perselingkuhan antar suami saya dengan korban, karena saya belum cukup bukti yang kuat, padahal korban sudah mengetahui bahwa saya istrinya tapi masih juga sepertinya korban sengaja ingin merusak rumah tangga kami,” terang EW.

Sementara itu, Kapolres Lebong, AKBP. Ichsan Nur, S.IK, melalui Kasat Reskrim, Iptu. Didik Mujianto, SH, mengatakan pihakny telah menerima laporan resmi dari korban Ria. Namun saat ini masih didalami dengan memintai keterangan terhadap korban dan saksi-saksi.

“Untuk saat ini baru dua orang yang kita periksa sebagai saksi,” ucap Kasat Reskrim. (Bay)