Jenazah Mahasiswa Unib yang Diantar Ambulance Gratis Pemkot Tiba di Kampung Halaman

BencoolenTimes.com, – Jenazah almarhum Gokmatua Mahasiswa Universitas Bengkulu (Unib) Jurusan Kehutanan Angkatan 2018 yang diantar menggunakan mobil Ambulance gratis program Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu,Sabtu (5/12/2020) tiba di Kampung Halaman Jalan Naga Timbul Desa Sibuntuon Parpea Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara, Senin (7/12/2020).

Rully Saputra Sopir Ambulance Pemkot Bengkulu mengatakan, Ambulance Kecamatan Sungai Serut Kota Bengkulu telah selesai melakukan Pengantaran Jenazah almarhum Gokmatua Simangunsong Mahasiswa Unib Jurusan Kehutanan Angkatan 2018 warga Jalan Naga Timbul Desa Sibuntuon Parpea Kecamatan Lintong Nihuta Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara.

“Pengantaran jenazah yang dilakukan dari rumah sakit M. Yunus Bengkulu ke Rumah almarhum di Medan selesai dan gratis. Semoga amal ibadah Almarhum diterima disisi Allah semoga Almarhum meninggal dalam keadaan Husnul Khotimah. Aamiin Ya Rabbal Aalamiin,” kata Rully Saputra.

Ambulance gratis yang digunakan ini, kata Rully Saputra, merupakan program Pemkot Bengkulu yang digagas Walikota Helmi Hasan dan Wakil Walikota Bengkulu.

“Ambulace gratis Pemkot memang sudah disiapkan untuk warga yang membutuhkan Ambulace, pernah juga belum lama ini mengantar warga asal Kediri yang berdomisili di Kota Bengkulu yang sakit ke kampung halamannya secara gratis,” tutup Rully Saputra.

Untuk diketahui, almarhum Gokmatua Simangussong meninggal dunia di RS M Yunus karena penyakit penggumpalan darah di otak bagian kiri.

Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia Cabang Bengkulu, Ricky Damanik, mengatakan, sebelum ditangani Pemkot Bengkulu, pihaknya sudah berusaha menghubungi Rohidin Mersyah untuk meminta pertolongan, namun tak mendapat respon.

“Jadi kami sudah berusaha menghubungi pak Rohidin namun sampai sekarang belum ada balasan,” kata Ricky.

Ricky juga menerangkan bahwa jenazah berada di ruang jenazah RS M Yunus dan terkatung-katung sejak sore karena terkendala ambulans.

Sambung Ricky, pihaknya juga menghubungi pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Direktur Rumah Sakit, tapi tidak ada respon baik dari pihak Pemprov maupun Direktur Rumah Sakit.

Setelah tidak mendapatkan konfirmasi dari pihak Pemerintah Provinsi, Ricky Damanik pun langsung meminta bantuan kepada pihak Pemkot dengan menghubungi via whatshapp.

“Ass pak wali, ijin saya Ricky Damanik (Ketua Gerakan Angkatan Muda Kristen  Indonesia Wilayah bengkulu). Mau minta tolong pak, dibantu fasilitas mobil jenazah untuk membawa saudara kami Mahasiswa Unib Jurusan Kehutanan Angkatan 2018. Nama: Gokmatua Simangussong lahir 11 Januari 1999, meninggal karena penyakit Penggumpalan darah otak sebelah kiri, dari Bengkulu menuju Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara. Saudara kita yang meninggal di Rumah Sakit M Yunus pak. Besar harapan kami bantuan dari bapak Walikota Bengkulu untuk membantu meringankan beban keluarga. Terimakasih sebelumnya bapak walikota,” tulis Ricky dalam pesan Watshappnya.

Pesan tersebut langsung direspon dan ditanggapi dengan cepat oleh Dedy Wahyudi selaku Plt Walikota dengan meluncurkan ambulance untuk menjemput janazah yang berada di RS M Yunus untuk dihantarkan ke Siborong-borong Kabupaten Tapanuli Utara, Medan. (Bay)