Cawagub Muslihan DS Dimakamkan Secara Militer

Cawagub nomor 1 Muslihan DS dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Balai Buntar Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Letnan Kolonel Alteleri Medan (Arm) H. Purn Muslihan Diding Sutrisno yang merupakan Calon Gubernur Bengkulu nomor urut 1 mendampingi Calon Gubernur Helmi Hasan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan Balai Buntar Bengkulu, Minggu (6/12/2020).

Saat Helmi Hasan Calon Gubernur nomor 1 Menaburkan Bunga di Makam Calon Wakil Gubernurnya Almarhum Muslihan DS

Pria yang lahir di Bengkulu pada 4 Agustus 1946 meninggal dunia di RS. M Yunus Bengkulu pada 6 Desember 2020. Sebelum meninggal Muslihan DS sempat di rawat seminggu di Rumah Sakit hingga mengakibatkan ia tak hadir dalam debat Pilgub putaran ketiga.

Selain tokoh militer, Muslihan DS merupakan politikus Indonesia. Ia pernah menjabat Bupati Bengkulu Utara periode 2001–2006. Ia juga pernah menjabat sebagai Bupati Rejang Lebong periode 1994–1999 serta Anggota DPRD Provinsi Bengkulu (2009–2014). Ia juga merupakan Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Bengkulu.

Selama menjadi TNI, Muslihan DS pernah menjabat sebagai Komandan Kodim 0407/Bengkulu (1988–1991), Aster Kasdam II/Sriwijaya (1993–1994), Pamen Denma Mabesad (1999–2000), Widyaiswara Muda Lemhannas (2000–2001). Muslihan juga pernah terlibat dalam Operasi di Timor Timur (1976).

Semasa di militer, Muslihan DS banyak menjadapat tanda jasa diantaranya Satya Lencana Kesetian VII XVI XXIV, Satya Lencana Widya Sistha, Satya Lencana Setoja, Satya Lencana KBH Arutula, Satya Lencana Manggala Karya, Satya Lencana Dharma Bhakti.

Untuk diketahui, pemakaman Muslihan DS ditandai dengan tembakan ke atas yang merupakan tembakan tanda penghormatan terakhir. Pemakaman Muslihan DS menggunakan protokol kesehatan Covid-19

Calon Gubernur Bengkulu Helmi Hasan usai menghadiri pemakaman mengatakan, dirinya akan melanjutkan perjuangan dan yang dicita-citakan Muslihan DS.

“Kita akan lanjutkan perjuangan beliau, semoga beliau mendapatkan tempat yang baik di sisi Allah Allah subhanahu wa ta’ala,” kata Helmi Hasan. (Bay)