BencoolenTimes.com – Kinerja Bank Bengkulu sepanjang tahun buku 2025 menunjukkan tren pertumbuhan yang positif. Bank daerah kebanggaan masyarakat Provinsi Bengkulu ini berhasil meningkatkan berbagai indikator keuangan utama, mulai dari aset, dana pihak ketiga hingga penyaluran kredit.
Berdasarkan data yang disampaikan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bengkulu, total aset Bank Bengkulu hingga Desember 2025 tercatat mencapai Rp11,1 triliun. Angka tersebut meningkat dibandingkan posisi Desember 2024 yang sebesar Rp10,3 triliun.
Kepala OJK Provinsi Bengkulu, Ayu Laksmi Syntia Dewi, melalui Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Provinsi Bengkulu, Hans Ori Lewi Naryo, menyampaikan bahwa peningkatan tersebut menunjukkan pertumbuhan bisnis yang stabil serta kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap Bank Bengkulu.
”Terjadi peningkatan yang cukup stabil dari Rp10,3 triliun menjadi Rp11,1 triliun dalam kurun waktu satu tahun. Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat dan ekspansi bisnis yang berjalan sesuai koridor,” ujar Hans dalam kegiatan Media Update di Kantor OJK Provinsi Bengkulu, Kamis, 5 Maret 2026.
Selain aset, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami kenaikan. Pada Desember 2024, DPK Bank Bengkulu tercatat sebesar Rp8,2 triliun dan meningkat menjadi Rp8,4 triliun pada Desember 2025.
Peningkatan tersebut menunjukkan likuiditas bank yang tetap terjaga serta kemampuan Bank Bengkulu dalam menghimpun dana masyarakat untuk kemudian disalurkan kembali ke sektor produktif.
Dari sisi intermediasi, penyaluran kredit Bank Bengkulu juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Pada Desember 2024 total kredit tercatat sebesar Rp7,4 triliun, dan meningkat menjadi Rp7,8 triliun pada Desember 2025.
Kenaikan penyaluran kredit sebesar Rp400 miliar tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta berbagai sektor produktif lainnya di Provinsi Bengkulu.
Sementara itu, dari sisi profitabilitas, Bank Bengkulu juga mencatatkan kinerja yang positif. Berdasarkan hasil audit yang telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), laba bersih Bank Bengkulu per Desember 2025 tercatat mencapai Rp135,4 miliar.
OJK menilai capaian tersebut menunjukkan perkembangan kinerja Bank Bengkulu yang sehat dan stabil.
Dengan pertumbuhan aset, peningkatan penghimpunan dana masyarakat, serta ekspansi kredit yang terus berjalan, Bank Bengkulu diharapkan mampu mempertahankan kinerja positifnya pada tahun 2026 sekaligus memperkuat perannya sebagai salah satu pilar utama sistem keuangan daerah. (JUL)



