24.1 C
New York
Thursday, September 17, 2026

Buy now

spot_img

Rehan Gustiawan Meninggal Bukan Karena Tenggelam, Ternyata Ini Penyebabnya

spot_img

BencoolenTimes.com – Rehan Gustiawan meninggal bukan karena tenggelam di kawasan Telaga Hijau, Desa Taba Belet, Kabupaten Kepahiang, seperti pada pemberitaan sebelumnya di berbagai media.

Rehan Gustiawan meninggal bukan karena tenggelam, namun ada sebab lain yang mengakibatkan remaja ini kehilangan nyawanya setelah sebelumnya sempat dinyatakan hilang.

Untuk diketahui, Rehan Gustiawan ditemukan pada Minggu, 13 September 2026 oleh Tim Gabungan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bengkulu di kawasan Telaga Hijau Kabupaten Kepahiang.

Berdasarkan laporan yang diterima, Rehan diduga meninggalkan rumah pada Jumat, 11 September 2026 sekitar pukul 22.00 WIB untuk pergi ke kebun, namun akhirnya dinyatakan hilang setelah keluarga melakukan pencarian secara mandiri.

Baca Juga  Polisi Ungkap Kematian Rehan Gustiawan, Diawali Temuan Sandal

Hanya saja, pasca korban ditemukan, muncul fakta baru hasil penyelidikan yang di lakukan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepahiang.

Hasil penyelidikan terbaru, korban diduga meninggal dunia karena dianiaya alias mengalami kekerasan. Kemudian korban ditenggelamkan ke dasar Telaga Hijau dengan menggunakan pemberat batu.

Kasat Reskrim Polres Kepahiang, Iptu Bintang Yudha Gama menjelaskan kepada wartawan, hasil penyelidikan diduga korban dianiaya rekannya sendiri dengan cara dipukul menggunakan kayu.

‘’Kita masih melakukan pendalaman terhadap peristiwa yang dialami korban ini. Namun yang jelas, diduga korban kehilangan nyawa karena diduga dianiaya,’’ ungkap Bintang.

Baca Juga  Diduga Tenggelam, Pelajar di Lebong Meninggal Dunia

Ditambahkan Bintang, hasil penyelidikan mereka, aksi penganiyaan yang dialami korban dilakukan dua orang terduga yang merupakan teman korban sendiri.

‘’Kedua terduga pelaku sudah kita amankan, yaitu inisial F berusia Sembilan Belas (19) tahun dan P yang masih berusia Tujuh Belas (17) tahun. Keduanya merupakan teman korban, namun untuk motif masih kita dalami,’’ imbuh Bintang.

Sebelumnya diberitakan, korban pamit dari rumah untuk pergi ke kebun, namun karena karena korban tidak berkabar, keluarga merasa cemas dan selanjutnya melakukan pencarian secara mandiri.

Baca Juga  Terungkap Dalam Sidang, Pengadaan SKU dan AVR Salahi Aturan

Meskipun korban tidak berhasil ditemukan, pihak keluarga mendapatkan petunjuk atau menemukan sandal kornan di sekitar lokasi Telaga Hijau. Selanjutnya keluarga meminta bantuan untuk melakukan proses pencarian di kawasan Telaga Hijau.

Setelah dilakukan proses pencarian oleh Tim Gabungan Basarnas, jasad korban akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa alias meninggal dunia.(OIL)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!