Home Info Kota Tanggapi Video Satpol PP, Dewan : Pamong Itu Melindungi, Jangan Semena-mena

Tanggapi Video Satpol PP, Dewan : Pamong Itu Melindungi, Jangan Semena-mena

BencoolenTimes.com, – Video amatir Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu yang mengambil minuman di Karaoke Selfi tanpa bayar dan sempat bikin heboh ditanggapi oleh Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Benngkulu Teuku Zulkarnain.

Teuku Zulkarnain saat dikonfirmasi, Sabtu (20/6/2020) menegaskan, jika yang didalam video itu benar terjadi anggota Satpol PP Kota Bengkulu mengambil minuman dan tidak bayar atau gratis, maka sangat disayangkan dan pihaknya prihatin. Karena, jelas Teuku Zulkarnain, namanya pamong itu harus melindungi, memberi rasa aman dan melayani. Jadi tidak boleh semena-mena.

“Ya kalau benar terjadi, ya kita prihatin. Karena namanya pamong itu melindungi, memberi rasa aman, melayani. Tak boleh kemudian semena-mena,” kata Teuku Zulkarnain.

Teuku Zulkarnain mengungkapkan, dalam menegakkan aturan harus memiliki kewibawaan. Pihaknya juga akan memastikan terkait yang terjadi dalam video yang sempat heboh itu.

“Menegakkan aturan harus memiliki kewibawaan. Tapi nanti saya akan bertanya kepada komandan Satpol. Apakah minuman yang diminum ini di berikan dan memang di persilahkan minum, atau main ambil saja mentang-mentang mereka aparat pemerintah,” jelas Teuku Zulkarnain.

Sebelumnya, awak media ini sudah melakukan penelusuran ke tempat karaoke yang dimaksud, guna memastikan kebenaran dari video itu dan berhasil bertemu dengan penjaga karaoke yang juga terekam di video tersebut.

Ketika ditanya, penjaga itu membenarkan ada beberapa anggota Satpol PP Kota Bengkulu yang datang ke karaoke, beberapa waktu lalu.

“Iya ada datang. Biasalah, mereka (Satpol PP) teman-teman bos. Bos ada bilang soal berita Satpol PP sama saya,” cerita si penjaga Karaoke Selfi.

Terkait anggota Satpol PP yang mengambil minuman, penjaga karaoke itu juga membenarkan adanya peristiwa itu.

“Iya ada ambil minum. Memang tidak bayar. Tapi sudah izin dia (Satpol PP) ambil minuman. Sudah biasa, kan teman bos (pemilik karaoke). Nama bos saya Endang. Jadi gak masalah gak bayar,” terang penjaga karaoke.

Diakui penjaga tersebut, kedatangan Satpol PP Kota untuk memberikan surat berisi imbauan, terkait tidak boleh ada oknum yang mengatasnamakan Satpol PP, melakukan pungutan. Jika ada oknum yang melakukan pungutan, baik itu di usaha kuliner, karaoke dan tempat hiburan, diminta menghubungi dan melaporkan ke pimpinan Satpol PP Kota.

Sementara, terkait heboh video dan pemberitaan Satpol PP Kota Bengkulu yang tidak membayar minuman, keterangan berbeda diperoleh dari Plt Kasat Pol PP Kota Bengkulu, Saipul Afandi yang mengungkapkan, ia
sudah menanyakan langsung ke anggotanya terkait berita dan video di karaoke Selfi tersebut.

Menurut keterangan dari anggotanya, mereka ditawari minum oleh penjaga karaoke tersebut. “Masalah minuman memang di tempat usaha terkadang ditawari minum selaku tamu itupun minum karena ditawari,” jelas Saipul.

“Terkadang sampai duduk di saat koordinasi di meja itu, dikasih orang minum dan tentunya kami minum kami tidak minta. Kadang kami sampai di meja itu, memang sudah ada air minum,” kata Saipul sesuai pengakuan anggotanya.

“Berkenaan video, kami ditawari minum. Makanya kami ambil minum itu dan itu sekadar minum, tidak lebih,” ucap Saipul sesuai pengakuan anggotanya.

Keterangan itu sendiri, berbeda dengan temuan wartawan ini, saat datang langsung ke lokasi karaoke. Menurut keterangan penjaga, anggota Satpol PP itu izin mengambil minuman. Bukan ditawari minum.

“Itu jawaban personel saya. Semua sudah ditegur dan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut,” jawab Saipul.

Sedangkan, salah satu anggota Satpol PP Kota Bengkulu yang berada di dalam video sempat komunikasi dengan wartawan media ini, namun saat diminta untuk wawancara, yang bersangkutan menolak atau tidak bersedia. (Bay)