BencoolenTimes.com, – Tiga orang tersangka dan 10 rombongan pengikut teroris melakukan Baiat dan Ikrar setia NKRI di Aula Kanwil Kemenag Bengkulu, Kamis, (14/7/2022).
Baiat dan ikrar setia NKRI merupakan bentuk pengakuan para terduga kelompok teroris menyadari kesalahannya dan kekeliruannya memahami ajaran agama.
Kasatgaswil Bengkulu Densus 88 Anti Teror Polri, Kombes Pol Dr. Imam Suhandi, SS, SH, MH mengatakan, penanganan teroris tidak selalu menggunakan cara kekerasan, namun dapat dilakukan dengan cara humanis seperti melalui kegiatan baiat dan ikrar setia NKRI.
“Penanganan teroris tidak selalu dengan kekerasan ataupun senjata namun cukup melalui kata-kata dan merangkul mereka kembali,” ungkap Imam Suhardi.
Lanjutnya, dalam pelepasan baiat dan ikrar setia NKRI ini tidak serta-merta tersangka dilepaskan dari proses hukum, akan tetapi tetap dilakukan proses selanjutnya.
“Bait dan ikrar setia NKRI ini bentuk penyesalan tersangka dan kita menyaksikan bahwa mereka wajar berbuat salah dan kita tidak boleh mengucilkan, tetapi tetap merangkul agar supaya dapat saling menjaga NKRI ini,” tegasnya.
Sementara itu, tersangka teroris Ahmad Hidayat mengungkapkan bahwa, motivasi mengikuti baiat dan Ikrar setia NKRI ini karena mencintai NKRI dan warga Indonesia.
“Memang dahulunya kami pernah tersesat ke pemahaman yang keliru dan ketika kami mengetahui bahwa itu salah maka itu kami tinggalkan,” katanya.
Kemudian, Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu, Dr. H. Zahdi Taher, M.HI mengatakan bahwa, pelepasan baiat dan ikrar setia NKRI merupakan pelepasan dari bait yang pernah dilakukan para tersangka teroris saat dibaiat pada kelompok pemahaman yang keliru.
“Artinya hari ini mereka melepaskan baiat di kelompok mereka dahulu dan sekaligus mereka menyatakan setia kembali kepada NKRI,” ucap Zahdi Taher.
Lebih lanjut Zahdi Taher menjelaskan bahwa, tentu semua tidak terlepas berkat kerja dari Kepala Satuan Tugas wilayah Densus 88 Anti Teror Polri.
“Karena saya sering berkoordinasi dengan Kabinda, Sensus 88 sehingga saya selaku Kanwil Kemenag Bengkulu sebagai pelayanan di bidang beragama maka saya bersedia menjadi tuan rumah dalam kegiatan pelepasan Bait dan ikrar setia NKRI ini,” pungkasnya. (JRS)



