BencoolenTimes.com, – Sebanyak 250 orang lebih tenaga pengajar honorer lulus Passing Grade. Namun hingga kini nasib mereka belum jelas karena belum mendapat kepastian status.
Hal ini dikarenakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) tidak mengajukan nama-nama guru yang lulus ke Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk mendapatkan SK pengangkatan PPPK.
Ketua Persatuan Guru Lulus Passing Grade Bengkulu, Yuniana Amin mengaku kecewa dengan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang enggan berdiskusi mendengarkan aspirasi para guru lulus Passing Grade. Bahkan ia menyebut bahwa Gubernur lupa dengan janjinya.
“Kita Kecewa, pada saat jelang pemilihan Gubernur yang lalu, pak Rohidin mengumpulkan kami guru honorer di Provinsi Bengkulu agar memberikan dukungan. Tapi nyatanya, setelah terpilih Pak Rohidin lupa dengan janjinya dan nasib kami,” kata Yuniana Amin kepada BencoolenTimes.com, Kamis (20/10/2022).
Yuniana Amin menyatakan bahwa para guru yang lulus Passing Grade masih akan melakukan aksi di Depan Kantor Gubernur Bengkulu dan meminta Gubernur Bengkulu agar mengusulkan nama-nama yang lulus Passing Grade ke KemenpanRB.
“Kami akan kembali turun ke jalan lagi mendesak pemerintah, mengirimkan data formasi kami,” jelas Yuniana Amin.
Diketahui, sebelumnya pada 17 Oktober 2022, para guru lulus Passing Grade telah melakukan aksi unjuk rasa di Depan Kantor Gubernur Bengkulu. (Bay)



