15.6 C
New York
Friday, April 24, 2026

Buy now

spot_img

Realisasi APBN di Bengkulu Meningkat

BencoolenTimes.com, – Kementerian Keuangan RI Direktorat Jenderal Perbedaharaan (DJPB) provinsi Bengkulu sebut serapan APBN di Bengkulu mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kepala Kanwil DJPb Provinsi Bengkulu M. Syarwan, SE, MM menyampaikan, realisasi APBN di Provinsi Bengkulu sudah mencapai angka Rp 2,7 triliun dan mengalami pertumbuhan yang positif sebesar 31,4 persen. Dengan penerimaan perpajakan dan penerimaan bukan pajak tumbuh sebesar 35,8 persen dan 10,6 persen.

“Ini menunjukkan perekonomian Bengkulu mulai tumbuh kearah yang positif paska  pandemi, walaupun saat ini untuk penerimaan bea cukai mengalami penurunan,” ungkap Syarwan, saat diwawancarai awak media usai pess realease realisasi APBN, Jumat (23/12/2022) kemarin.

Sedangkan untuk belanja negara, termasuk belanja pemerintah pusat dan transfer ke daerah sudah transaksi sebesar Rp13,5 triliun dari pagu Rp14,07 triliun. Dan untuk belanja pegawai cukup normal di 94,6 persen, belanja barang itu 93,0 persen, belanja modal 86,7 persen dan bantuan sosial sudah terealisasikan 100 persen.

Kemudian, untuk Dana Alokasi Umum (DAU) sudah 100 persen tersalurkan, Dana Alokasi Khusus (DAK) masih 92,4 persen, DAK non Fisik sudah 93,8 persen dan Dana Bagi Hasil (DBH) sudah mencapai 90,4 persen. Lalu, ada Dana desa yang terealisasi 99,9 persen dan dana insentif daerah yang mencapai 210,5 persen.

Perlambatan realisasi anggaran ini karena adanya perubahan pagu menjadi rencana kegiatan, seperti halnya untuk DAK di Provinsi Bengkulu dari Rp 932 miliar yang masuk hanya 907 miliar.

“Jadi ada Rp 25 miliar yang tidak bisa masuk ke dalam rencana kegiatan, dan dari rencana kegiatan menjadi kontrak itupun tidak 100 persen jika tidak salah ada kehilangan Rp 60 miliar dari pagu. Tentunya ini sangat merugikan, karena dengan besarnya anggaran tersebut sangat bermanfaat untuk pembangunan daerah,” papar Syarwan.

Syarwan pun menghimbau kepada Pemerintah daerah agar lebih optimal dan mempercepat dalam realisasi anggaran ke depannya.

“Di tahun depan itu kita mengimbau semuanya, setelah terima DAK fisik agar segera komunikasi ke pihak teknisnya supaya anggaran masuk 100 persen. Jangan sampai kehilangan puluhan miliar lagi, apalagi saat pandemi butuh duit untuk membangun. Dan ini jadi PR bersama bagaimana dapat lebih mengoptimalkan lagi realisasi APBN di provinsi Bengkulu,” pungkasnya. (JRS)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!