10.9 C
New York
Saturday, April 25, 2026

Buy now

spot_img

Pemkot Ajak Lestarikan Budaya Sarafal Anam di Kota Bengkulu

BencoolenTimes.com, – Dalam rangka hari jadi ke 304 Kota Bengkulu, sebanyak 13 grup sarafal anam dari berbagai Kecamatan siap memperebutkan juara lomba sarafal anam.

Lomba yang dibuka langsung Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Asisten II Saipul Apandi beserta jajaran Pemkot lainnya didominasi tokoh masyarakat di Kota Bengkulu, mulai dari ketua adat, ketua RW, RT, imam dan dilaksanakan di Kota Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, Selasa (14/3/2023) pagi.

Para peserta akan bersaing menampilkan peforma terbaik dihadapan para juri dari BMA.

Baca Juga  Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan Serahkan Bantuan Senilai Rp 102 Juta

Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menjelaskan, lomba yang dibuka untuk menjadi bagian penting rangkaian hari jadi ke-304 Kota Bengkulu. Walikota Helmi Hasan meminta sarafal anam digaungkan di Kota Merah Putih, harapannya, tradisi ini tak akan pudar di masa mendatang.

lomba sarafal anam hari jadi Kota Bengkulu

“Ini budaya atau tadisi baik yang harus terjaga dan dilestarikan. Karena kalau dilihat beberapa daerah mulai kendor, tetapi alhamdulillah, di Kota Bengkulu masih terjaga. Bahkan, generasi mudanya turut melestarikan,” kata Dedy.

Momen Hari Jadi ke-304 Kota Bengkulu, kata Dedy, Pemkot ingin mengangkat potensi yang ada dari berbagai suku dan budaya.

Baca Juga  Helmi Hasan Dorong Transformasi Ekonomi Perhutanan Sosial, Bengkulu Dapat Dukungan Rp23,55 Miliar

“Di 304 ini, kami betul-betul mengangkat potensi yang ada. Berbagai suku, adat dan budaya kita rangkul semua, tapi Bengkulu menjadi prioritas, yang lain kita berikan juga, seperti tadi malam ada penampilan dari minang, ada juga sunda, batak, rejang dan lainnya. Alhamdulillah setiap malam panggung ini ramai dengan berbagai pertunjukan seni,” tutur Dedy.

Hal senada diungkapkan, Kadis Pariwisata Amrullah, hadirnya lomba sarafal untuk melestarikan salah satu budaya di Kota Bengkulu, karena di zaman sekarang, kesenian sarafal anam mulai memudar khususnya dikalangan anak muda.

Baca Juga  Larangan Pungli Dipertegas, Gubernur Helmi Hasan Akan Evaluasi OPD Tiga Bulan Sekali

“Diharapkan kebudayaan yang semakin memudar tersebut bisa lestari kembali di era sekarang. Jadi kita pertahankan budaya ini, sebab Sarafal Anam asli budaya nenek moyang kita. Apalagi ini tradisi yang baik dengan melantunkan selawat-selawat nabi,” demikiannya. (JRS)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!