BencoolenTimes.com, – Dalam rangka hari jadi ke 304 Kota Bengkulu, sebanyak 13 grup sarafal anam dari berbagai Kecamatan siap memperebutkan juara lomba sarafal anam.
Lomba yang dibuka langsung Wakil Walikota Bengkulu Dedy Wahyudi didampingi Asisten II Saipul Apandi beserta jajaran Pemkot lainnya didominasi tokoh masyarakat di Kota Bengkulu, mulai dari ketua adat, ketua RW, RT, imam dan dilaksanakan di Kota Merah Putih, Kelurahan Pekan Sabtu, Selasa (14/3/2023) pagi.
Para peserta akan bersaing menampilkan peforma terbaik dihadapan para juri dari BMA.
Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi menjelaskan, lomba yang dibuka untuk menjadi bagian penting rangkaian hari jadi ke-304 Kota Bengkulu. Walikota Helmi Hasan meminta sarafal anam digaungkan di Kota Merah Putih, harapannya, tradisi ini tak akan pudar di masa mendatang.

“Ini budaya atau tadisi baik yang harus terjaga dan dilestarikan. Karena kalau dilihat beberapa daerah mulai kendor, tetapi alhamdulillah, di Kota Bengkulu masih terjaga. Bahkan, generasi mudanya turut melestarikan,” kata Dedy.
Momen Hari Jadi ke-304 Kota Bengkulu, kata Dedy, Pemkot ingin mengangkat potensi yang ada dari berbagai suku dan budaya.
“Di 304 ini, kami betul-betul mengangkat potensi yang ada. Berbagai suku, adat dan budaya kita rangkul semua, tapi Bengkulu menjadi prioritas, yang lain kita berikan juga, seperti tadi malam ada penampilan dari minang, ada juga sunda, batak, rejang dan lainnya. Alhamdulillah setiap malam panggung ini ramai dengan berbagai pertunjukan seni,” tutur Dedy.
Hal senada diungkapkan, Kadis Pariwisata Amrullah, hadirnya lomba sarafal untuk melestarikan salah satu budaya di Kota Bengkulu, karena di zaman sekarang, kesenian sarafal anam mulai memudar khususnya dikalangan anak muda.
“Diharapkan kebudayaan yang semakin memudar tersebut bisa lestari kembali di era sekarang. Jadi kita pertahankan budaya ini, sebab Sarafal Anam asli budaya nenek moyang kita. Apalagi ini tradisi yang baik dengan melantunkan selawat-selawat nabi,” demikiannya. (JRS)



