23.2 C
New York
Monday, June 1, 2026

Buy now

spot_img

Oknum PTT Sekwan Diduga “Ngamuk” Hingga Pukul Bu RT

BencoolenTimes.com, – Oknum Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Sekretariat DPRD Kota Bengkulu inisal WI diduga mengamuk hingga memukul Khoriah, Ketua RT Kelurahan Dusun Besar Kecamatan Singaran Pati Kota Bengkulu.

Kejadian bermula, Minggu, (1/10/2023) adik terduga pelaku mengadaikan motor melalui media sosial Facebook kepada Mei warga RT. 18 Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu sebesar Rp 3 juta.

Mei menuturkan, namun tiga hari kemudian tepatnya, Rabu (4/10/2023), WI menghubunginya melalui WhatsApp dan ingin menebus motor, namun disertai nada ancaman.

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Mei kemudian datang ke rumah Ketua RT 18 Kelurahan Dusun Besat bernama Khoriah meminta bantuan agar permasalahannya ditengahi.

“Awal mulanya adik pelaku ini gadaikan motor dengan saya, setelah 3 hari kemudian pelaku menghubungi saya dan ingin menebus motor. Karena saya tidak kenal pelaku tidak saya ladeni. Ketika saya telpon balik, ternyata yang angkat pelaku,” ungkap Mei, Jumat (6/10/2023).

Baca Juga  Polsek Gading Cempaka Bekuk Pencuri Besi

Kemudian terduga pelaku bersama adiknya yang menggadaikan motor datang ke rumah Bu RT. Namun ketika datang terduga pelaku langsung marah-marah alias ngamuk di rumah Bu RT.

“Ketika pelaku sampai, dia langsung marah-marah dengan Ibu RT dan anaknya. Karena ibu RT tidak terima dimarahi akhirnya terduga pelaku disuruh keluar rumah. Namun terduga pelaku tetap ngotot sampai memukul ibu RT,” beber Mei.

Sementara, Ketua RT 18 Khoriah menjelaskan, dirinya dipukul terduga pelaku dibagian wajah ketika meminta terduga pelaku keluar dari rumahnya. Ia meminta terduga pelaku keluar rumah lantaran menurutnya, terduga pelaku datang dengan cara tidak etis yakni datang dan langsung marah-marah.

“Tiba-tiba datang ke rumah dan membuat keributan. Jadi membuat kami malu dengan tetangga-tetangga. Lalu saya bilang bahwa saya tidak suka ada keributan di rumah, kalau tetap ribut silahkan keluar. Tetapi pelaku tetap ngotot hingga memukul wajah sampai lebam,” ungkap Khoriah.

Baca Juga  Keributan Pengunjung Cafe BR Berujung Saling Lapor

Khoriah mennuturkan, lantaran keributan itu mengundang perhatian sekitar, warga kemudian datang ke rumah untuk melerai terduga pelaku yang masih marah-marah tanpa alasan. Namun justru, hal itu dijadikan alasan terduga pelaku melapor ke Polres dengan tuduhan dikeroyok.

“Dia tidak menyadari dirinya yang datang ke rumah orang dan membuat keributan tetapi dia melaporkan saya,” tegas Khoriah.

Awalnya Bu RT mengaku enggan memperpanjang masalah, namun terduga pelaku datang ke Polsek untuk melapor. Antara pihak Bu RT dan terduga pelaku sempat bertemu di Polsek dan pihak Polsek menyarankan untuk mediasi supaya damai. Namun, kata Bu RT, terduga pelaku menolak damai dan tetap ingin melaporkan dengan tuduhan dikeroyok.

Baca Juga  Polresta Bengkulu Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Bahkan, terduga pelaku sempat menyatakan jika pihak Polsek tidak menerima laporannya, maka terduga pelaku akan melaporkan pihak Polsek ke pusat. Akhirnya terduga pelaku melapor ke Polresta Bengkulu.

Menyikapi hal tersebut, sambung Bu RT, akhirnya dirinya juga melaporkan terduga pelaku ke Polsek Gading Cempaka dengan dugaan pemukulan atau penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 KUHPidana.

“Saya telah melakukan visum dan melaporkan pelaku ke Polsek Gading Cempaka, semua warga siap jadi saksi di sini, karena memang tidak ada yang mengeroyoknya justru saya yang dia (pelaku-red) pukul,” ungkap Bu RT.

Hingga berita ini diturunkan, wartawan masih berupaya mengonfirmasi WI oknum pegawai PTT di DPRD Kota Bengkulu. (JRS/BAY)

admin2
admin2
Untuk Informasi lebih lanjut tentang berita yang anda baca silahkan menghubungi kami. +6281382248493

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!