BencoolenTimes.com, – Memanfaatkan momentum penting bagi pengembangan ekonomi daerah, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Bengkulu, bersama dengan Gubernur Bengkulu, mengoordinasikan pertemuan strategis dengan Direksi PT. Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional ll Bengkulu pada hari Kamis, 28 Maret 2024.
Pertemuan tersebut menyoroti urgensi dalam mengoptimalkan Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu gerbang utama bagi produk-produk sumber daya alam Bengkulu, terutama batubara dan CPO.
Dalam suasana yang penuh semangat dan komitmen, Kepala Dinas ESDM Donni Swabuana dan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, industri, dan stakeholder terkait lainnya dalam memajukan Pelabuhan Pulau Baai.
“Saat ini, kita tengah berkomitmen untuk mengoptimalkan Pelabuhan Pulau Baai sebagai pintu gerbang utama produk sumber daya alam Bengkulu, terutama batubara dan CPO,” ujar Donni Swabuana.

Dalam konteks ini, peran PT. Pelindo dianggap krusial dalam membangun infrastruktur yang handal dan efisien serta meningkatkan kapasitas operasional pelabuhan untuk mengakomodasi volume yang semakin meningkat dari sektor ekspor Bengkulu.
Direksi PT. Pelindo menyambut baik semangat kerjasama yang ditunjukkan oleh pemerintah daerah Bengkulu. Mereka menegaskan komitmen mereka untuk bekerja sama dalam meningkatkan kinerja Pelabuhan Pulau Baai. Langkah-langkah konkret yang dibahas termasuk investasi dalam infrastruktur tambahan, peningkatan sistem logistik, dan implementasi teknologi terbaru untuk memastikan operasional pelabuhan yang efisien dan berkelanjutan.
Ketika ekspor batubara dan CPO semakin menjadi tulang punggung ekonomi Bengkulu, upaya bersama ini diharapkan akan membawa manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat dan membuka peluang baru untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Dengan komitmen kuat dari semua pihak terkait, Pelabuhan Pulau Baai diproyeksikan akan menjadi pusat logistik terkemuka di wilayah tersebut, menjadikan Bengkulu sebagai motor penggerak ekonomi regional yang berkembang pesat. (JUL)



