BencoolenTimes.com, – Pasca mencuat kabar terkait Partai Nasional Demokrat (NasDem) bakal mengusung bakal pasangan calon Gubernur Bengkulu Helmi Hasan dan calon Wakil Gubernur Bengkulu Mian pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bengkulu 2024.
Teranyar, ada bocoran kabar bahwa, akan ada dua parpol besar yang dalam waktu dekat yakni Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendukung Helmi-Mian di Pilgub Bengkulu.
Bocoran ini tercetus dari Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bengkulu, Teuku Zulkarnain saat podcast di BencoolenTimes.com, Sabtu (3/8/2024).
Awalnya, dalam podcast yang dipandu Host Benni Hidayat, SH, Teuku Zulkarnain menjelaskan terkait isu akan terjadinya Head To Head dalam Pilgub Bengkulu 2024 antara Incumbent Rohidin-Meriani dan Helmi-Mian. Teuku mengaku, keinginan dari PAN, sebenarnya jangan hanya dua calon yang maju dalam pertempuran, baik itu dari calon jalur parpol maupun independen.
Karena, menurut Teuku, jika lebih dari dua pasangan, tiga atau empat pasangan, maka Pilgub Bengkulu akan berwarna karena masyarakat mempunyai banyak pilihan. “Kita dari PAN maunya lebih banyak calon lebih bagus. Tapi kita kan enggak tau dari parpol lain apakah sama keinginannya atau menginginkan Head To Head, inikan keputusan masing-masing parpol dalam menentukan pilihan politiknya,” kata Teuku Zulkarnain.
Namun, melihat politik hari ini Head To Head bisa saja terjadi, karena dalam waktu dekat, partai NasDem, Gerindra dan PKB. “Ya dalam waktu dekat ini NasDem, Gerindra, PKB akan memberikan dukungannya kepada Helmi-Mian untuk Pilgub Bengkulu,” jelas Teuku.
Berdasarkan data, jika tiga parpol Gerindra, NasDem dan PKB mengusung Helmi-Mian, maka paslon tersebut mendapatkan 29 kursi DPRD Provinsi Bengkulu ditambah PAN dan PDIP yang telah menyatakan mengusung. Sedangkan sejauh ini diketahui, paslon Rohidin-Meriani telah diusung dua parpol Golkar dan Hanura yang totalnya 12 kursi DPRD, 2 kursi dari Hanura dan 10 kursi dari Golkar. Jika melihat dari hitungan kursi, maka tersisa 4 kursi lagi yang belum menentukan pilihan. Sehingga, jika koalisi besar itu terjadi, maka kemungkinan besar Head To Head bakal terjadi. (BAY)



