BencoolenTimescom – Gubernur dan Wagub (Wakil Gubernur) Bengkulu Terpilih, hasil Pilkada 2024, Helmi Hasan-Mian, mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan menjelang pelaksanaan pelantikan pada 20 Februari 2025.
Gubernur dan Wagub Bengkulu Terpilih, mengikuti serangkaian kegiatan pemeriksaan kesehatan di Jakarta, Minggu, 16 Februari 2025. Mulai dari pemeriksaan tensi darah dan berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya dalam rangka persiapan pelantikan.
Gubernur Bengkulu Terpilih, Helmi Hasan menyebut, pemeriksaan yang diikuti bersama Wagub Benkulu Terpilih, Mian, dalam rangka persiapan pelantikan. ‘’Alhamdulillah kita sudah ikuti pemeriksaan kesehatan dan semuanya berjalan lancar,’’ kata Helmi Hasan.
Selain itu, Helmi Hasan meminta kepada seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu, agar mereka bisa mengikuti seluruh tahapan prosesi pelantikan nantinya dengan lancar.
Serta tetap selalu diberikan sehat hingga rangkaian kegiatan setelah pelantikan dan pulang ke Provinsi Bengkulu. Agar saat sampai di Provinsi Bengkulu, dirinya selaku Gubernur dan Mian selaku Wagub Bengkulu bisa langsung merealisasikan berbagai program ‘Bantu Rakyat’.
‘’Mohon doa seluruh masyarakat di Provinsi Bengkulu, semoga saya dan pak Mian selalu diberikan kesehatan. Agar bisa mewujudkan Bengkulu sebagai Bumi Merah Putih, serta menuju Bengkulu ayang Religius dan Bahagia,’’ harap Helmi Hasan.

Sementara itu sebelumnya, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, para Kepala Daerah yang sudah dilantik pada 20 Februari 2025 mendatang, akan langsung mengikuti kegiatan retreat atau pembekalan yang dilaksanakan pada 21 hingga 28 Februari 2025 di Magelang, Jawa Tengah.
Tanggal tersebut dipilih karena pelantikan kepala daerah tahap pertama menurut rencana akan berlangsung pada 20 Februari 2025, atau satu hari sebelum pelaksanaan retreat.
‘’Dijadwalkan 21 (Februari) para kepala daerah itu akan mengikuti pembekalan di Magelang,’’ ujar Bima.
Diketahui, ada 505 kepala daerah yang terdiri dari gubernur, bupati, dan walikota akan terlebih dahulu berkumpul di Istana Kepresidenan Yogyakarta.
Saat ini Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sedang melakukan simulasi keberangkatan dari Istana Kepresidenan Yogyakarta ke lokasi retreat.
‘’Jadi ada beberapa opsi. Opsinya adalah berkumpul di Jogja. Di Jogja, salah satunya adalah titik ini (Istana Kepresidenan Yogyakarta). Tadi Kepala Istana sampaikan sangat berkenan karena memang sudah sangat memungkinkan juga,’’ kata Bima.
Meski begitu, teknis pelaksanaannya akan terlebih dahulu dibahas lebih lanjut oleh Kemendagri setelah proses peninjauan lokasi dan simulasi selesai dilakukan.
‘’Kami di Kemendagri, BPSDM yang bertanggung jawab untuk menyusun semua rangkaian acara bersama dengan Lemhannas. Ini kami sedang meninjau, survei opsi-opsi dari lokasi,’’ pungkasnya.(JUL)



