BencoolenTimes.com – Program 100 Hari Kerja Kolaborasi Gubernur Bengkulu-Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu, Helmi Hasan-Mian dan Bupati-Wakil Bupati (Wabup) Rejang Lebong, M. Fikri Thobari-Hendri Praja segera di luncurkan.
Program 100 Hari Kerja Kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong ini sudah mulai di persiapkan.
Salah satunya, Senin pagi, 10 Maret 2025, Bupati Rejang Lebong, M. Fikri Thobari memimpin kegiatan rapat koordinasi (Rakoor) di ruang rapat bupati untuk mempersiapkan peluncuran program 100 hari kerja kolaborasi tersebut.

Rakor dihadiri Wabup Rejang Lebong, Hendri Praja, Asisten I Setkab, Pranoto Majid, Asisten III Setkab, Sumardi, Kepala BPKD, Andi Ferdian dan Kadis Dinkes, Dhendi Novianto Saputra.
Kemudian ada juga Kadis Dikbud, Noprianto, Kadistankan, Amrul Eby, Kadis PMD, Suradi Ripai, Plt.Kadis PUPR, M.Syamsul Maarif, Kepala Bappeda, Khirdes Lapendo Pasju dan Tim Transisi Bupati.
Dijelaskan Bupati Fikri, untuk kegiatan program 100 hari Bupati dan Wabup Rejang Lebong saat ini sudam mulai direalisasikan. Sedangkan untuk Program 100 hari kolaborasi akan dipersiapkan terlebih dahulu dan nantinya dilaksanakan Launching.

‘’Ada beberapa program 100 hari kerja yang nanti berkolaborasi antara Gubernur dan Bupati. Mulai dari pembangunan jalan, LPJU, penanggulan sejumlah titik banjir, pembagian ambulance gratis, program angkat anak yatim piatu, sekolah bebas pungutan, hingga orogram cetak sawah baru dan rehab irigasi,’’ sebut Bupati Fikri.
Beberapa program lainnya, sambung Bupati Fikri, yaitu BPJS gratis, mobil dinas untuk pengantin dan penggilingan padi merah putih. ‘’Jadi beberapa program 100 Hari Kerja Gubernur Bengkulu memang bisa kita kolaborasikan atau kita jadikan Program 100 Kerja di Kabupaten Rejang Lebong,’’ sambung Bupati Fikri.
Sementara Kepala Bappeda Kabupaten Rejang Lebong, Khirdes Lapendo Pasju mengungkapkan, adapun program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong, yaitu LPJU (Lampu Penerangan Jalan Umum), Rehab Jalan Sukawati, SD-SMP bebas pungitan dan kendaraan dinas bup-wabup saat hari libur dapat digunakan masyarakat.

Kemudian Program pengangkatan anak yatim piatu, MoU Pemkab Rejang Lebong–UP3PLN, MoU Pemkab dengan BKSDA, MoU Pemkab dengan TNKS dan pembukaan destinasi wisata baru. Serta pembentukan forum CSR dan pembangunan play ground di kawasan rumah dinas bupati.
‘’Program 100 hari kerja Bupati dan Wabup Rejang Lebong sebagian besar sudah mulai direalisasikan dan lainnya dalam persiapan. Sedangkan jadwal launching kolaborasi program 100 Gubernur–Bupati akan disusun secepatnya,’’ jelas Khirdes.(OIL)



