BencoolenTimes.com – KMP (Koperasi Merah Putih) dimulai dari Bumi Merah Putih Provinsi Bengkulu. KMP sendiri berdasarkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 yang merupakan salah satu strategi nasional untuk membentuk 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di seluruh Indonesia.
Tujuannya adalah, memperkuat swasembada pangan dan pemerataan ekonomi dan menjadikan desa sebagai pilar pembangunan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045. Serta untuk mengoptimalkan potensi desa melalui koperasi yang menyediakan layanan seperti sembako murah, klinik desa, simpan pinjam, cold storage dan logistik desa.

Baru-baru ini, Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan mendatangi Kementerian Koperasi dan bertemu dengan Menteri Koperasi Arie Setiadi dalam rangka koordinasi mengenai pendirian KMP di Bumi Merah Putih.
Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Helmi menjelaskan keinginannya agar KMP bisa dimulai dari Bumi Merah Putih, Provinsi Bengkulu. Apalagi Bengkulu menjadi tempat lahir dan dijahitnya Bendera Pusaka Indonesia, Merah Putih.
‘’Karena dulu yang menjahit Merah Putih itu adalah Fatmawati, jadi Bengkulu merupakan tempat lahirnya Merah Putih. Harapan kita Koperasi Merah Putih bisa dimulai dari Bumi Merah Putih,’’ ungkap Gubernur Helmi saat bertemu Menteri Koperassi Arie Setia Budi.
Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Helmi juga memasangkan Pin Merah Putih di baju Menteri Arie. ‘’Ini asli dari Bumi Merah Putih dan kita lihat ketampanan pak Menteri Meningkat Seribu Persen,’’ seloroh Gubernur Helmi setelah memasangkan Pin Merah Putih yang diiringi tawa Menteri Arie.
Saat mendatangi Kementerian Koperasi, Gubernur Helmi didampingi Plt. Direktur Bank Bengkulu Iswahyudi. Serta bebera kepala instansi dilingkungan Pemprov Bengkulu.(OIL)



