BencoolenTimes.com – Saldo raib, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) minta nasabah Bank BUMN yang kehilangan uang di Saldo Rekeningnya untuk membuat laporan resmi ke OJK, jika memang tidak ada tanggapan dari Bank BUMN tersebut.
‘’Sesuai prosedur, nasabah yang merasa dananya berkurang tanpa sebab harus segera melapor ke pihak bank dengan membawa kronologi kejadian dan dokumen pendukung. Jika tidak atau belum ditanggapi, silakan lapor ke OJK,’’ kata Kepala Bagian PEPK dan LMS OJK Bengkulu, Delpa Susianti, Kamis, 10 Juli 2025.
Delpa menambahkan, OJK belum dapat memastikan penyebab hilangnya saldo tersebut, apakah akibat kejahatan skimming atau kelalaian dari pihak nasabah.
‘’Nasabah juga dapat melapor ke Indonesia Anti Scam Center (IASC) melalui situs iasc.ojk.go.id, https://iasc.ojk.go.id, menghubungi kontak OJK 157, atau mengirim email ke iasc@ojk.go.id, mailto:iasc@ojk.go.id,’’ singkat Delpa.
Sebelumnya, warga Kota Bengkulu, RM mengaku kehilangan uang Rp 15 juta dari Saldo Rekening Tabungannya, setelah sebelumnya Kartu ATM nya tertelan di Mesin ATM. Kemudian pada Senin, 7 Juli 2025 lalu, dirinya mendatangi Kantor Bank BUMN di Kota Bengkulu untuk mengurus tertelannya Kartu ATM miliknya tersebut.
Ternyata saat itu, dirinya diberitahukan bahwa ada tiga kali transaksi, satu kali transfer dan dua kali penarikan tunai. Totalnya nilai transaksi tersebut mencapai Rp 15 juta, padahal dirinya tidak pernah melakukan transaksi setelah Kartu ATM nya tertelan mesin.
‘’Ketika saya periksa, ternyata saldo saya hilang Rp 15 juta. Saya kaget karena sebelumnya tidak merasa melakukan transaksi apapun,’’ sampai RM kepada wartawan.
Saat mendatangi Bank BUMN tersebut, tambah RM, dirinya diarahkan untuk menemui CSagar segera memblokir rekeningnya miliknya. ‘’Saya kemudian diarahkan customer service untuk memblokir buku tabungan, tapi saya tidak terima begitu saja,’’ imbuh RM.(JUL)



