15.1 C
New York
Sunday, May 31, 2026

Buy now

spot_img

Efisiensi Anggaran Tak Jadi Penghambat, Bupati–Wabup Seluma Pastikan Pembangunan Tetap Berjalan

BencoolenTimes.com – Komitmen Bupati dan Wakil Bupati Seluma, Teddy Rahman–Gustianto, memastikan pembangunan di Kabupaten Seluma tetap berjalan optimal meskipun berada di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diberlakukan pemerintah pusat.

Kebijakan efisiensi anggaran secara nasional yang diterapkan sejak 2025 dan berlanjut hingga tahun anggaran 2026 menjadi tantangan serius bagi kepala daerah di seluruh Indonesia. Namun, kondisi tersebut tidak dijadikan penghambat oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma.

Bupati Seluma, Teddy Rahman, menegaskan bahwa efisiensi anggaran justru dijadikan momentum untuk menyusun strategi pembangunan yang lebih efektif dan tepat sasaran.
“Efisiensi anggaran tidak kami jadikan penghambat, melainkan tantangan tersendiri bagi kami sebagai kepala daerah yang baru,” kata Teddy.

Ia menegaskan, tantangan tersebut harus dijawab dengan kerja keras, kedisiplinan, serta strategi yang matang agar pembangunan tetap berjalan dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Pastikan Pembangunan Tidak Pilih Kasih

“Bagi kami, ini adalah tantangan yang harus dijawab dengan kerja keras, disiplin, dan strategi yang tepat,” tegasnya.

Salah satu langkah utama yang diterapkan adalah penegakan disiplin ketat di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Seluruh OPD diminta aktif bergerak, tidak hanya menunggu, tetapi juga menjemput peluang program dari pemerintah pusat.

“Semua saya minta bergerak, berlomba-lomba mencari program ke kementerian. Kita harus jemput bola agar bisa mendapatkan anggaran tambahan,” ujar Teddy.

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Pada tahun anggaran 2025, Pemkab Seluma berhasil memperoleh dukungan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 356 miliar, yang berasal dari berbagai program kementerian hasil koordinasi intensif dan lobi OPD ke pusat.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Pastikan Pembangunan Tidak Pilih Kasih

Menurut Teddy, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari perombakan birokrasi yang dilakukan sejak awal masa kepemimpinannya. Langkah ini bertujuan menghidupkan kembali kinerja birokrasi agar selaras dengan visi dan misi pembangunan daerah.

“Perombakan birokrasi kita lakukan agar OPD benar-benar bekerja optimal. Alhamdulillah, mesin birokrasi kini hidup kembali dan terus bergerak mewujudkan visi Seluma Emas Berlian,” ungkap Teddy.

Strategi serupa dilanjutkan pada tahun anggaran 2026. Pemkab Seluma kembali berhasil mendapatkan tambahan anggaran dari pemerintah pusat senilai lebih dari Rp 340 miliar, yang difokuskan untuk pembangunan infrastruktur strategis, khususnya jalan dan jembatan.

Rinciannya, sebesar Rp 156 miliar dialokasikan untuk pembangunan ruas jalan Talang Alai–Talang Giring serta Gunung Agung–Talang Giring. Selain itu, perbaikan jalan nasional Betungan–Seluma sepanjang 49 kilometer memperoleh anggaran sebesar Rp 187 miliar.

Baca Juga  Pemprov Bengkulu Pastikan Pembangunan Tidak Pilih Kasih

Tak hanya itu, sejumlah ruas jalan di wilayah Ulu Seluma juga masuk dalam Program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026.

“Untuk wilayah Ulu Seluma, ruas jalan Ulu Alas, Lubuk Resam, dan Padang Capi sudah masuk program IJD. Seluruh ruas tersebut bahkan sudah disurvei langsung oleh tim dari BPJN,” jelas Teddy.

Bupati Teddy menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama karena berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, akses pendidikan dan kesehatan, serta kelancaran distribusi hasil pertanian.

“Kami ingin memastikan pembangunan tetap berjalan meskipun anggaran terbatas. Kuncinya adalah kekompakan, disiplin, dan kemauan untuk bekerja. Saya paling anti dengan ASN yang malas dan hanya pandai mengakali,” pungkas Teddy.
(LRS)

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!