BencoolenTimes.com – Diduga mau melerai pertengkaran tetangga, Pasangan Suami Istri (Pasutri) di Kelurahan Bedeng SS, Kecamatan Kota Padang, Kabupaten Rejang Lebong malah menjadi korban penikaman.
Diduga mau melerai pertengkaran, Pasutri bernama Da (43) dan An (40) menjadi korban penikaman tetangganya sendiri berinisial RH (49) pada Jumat Sore, 10 Juli 2026.
Diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Masyarakat (Humas), Polres Rejang Lebong, AKP M. Hasan Basri, kejadian bermula saat korban Dahari mendengat teriakan tetangganya yang bernama Ita.
Korban Dahari melihat ke luar rumah karena mendengar teriakan tetangganya Ita yang meminta tolong. Saat itu, korban Da melihat juga pelaku RH yang berjalan sambil membawa sebilah pisau.
Khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Korban Da mencoba mencegah pelaku dengan cara menahan langkah Pelaku RH. Namun sayangnya, saat itu Pelaku RH malah menusuk Korban Da sebanyak dua kali di bagian pinggang depan dan belakang.
Saat itu, Korban An yang merupakan istri Korban Da juga keluar rumah dan melihat kejadian tersebut, sehingga mencoba melerai aksi pelaku yang menusuk suaminya. Namun sayangnya, Korban An malah menjadi korban penusukan selanjutnya oleh Pelaku RH sebanyak 1 kali pada bagian punggung kanan belakang.
Meskipun terkena dua kali tususkan oleh Pelaku RH, Korban Da langsung berlari menuju arah rumahnya setelah melihat istrinya ditikam oleh Pelaku RH dan mengambil sebilah parang.
Selanjutnya, Korban Da mengejar Pelaku RH dan melakukan pembacokan satu kali ke arah tangan kiri pelaku RH. Setelah itu Korban Da langsung membawa istrinya untuk pulang dan masuk ke dalam rumah.
‘’Pasca kejadian Da membawa istrinya An ke Puskesmas Kota Padang melalui pintu dapur untuk mendapat perawatan,’’ terang Kasi Humas melalui Release Resminya, Sabtu, 11 Juli 2026.
Ditambahkan Kasi Humas, pasca kejadian, korban An diketahui mengalami luka tusukan di Punggung kanan belakang dan RH sendiri mengalami luka dan patah pada pergelangan tangan kiri.
‘’Saat ini kasus tersebut masih ditangani personel kita guna pendalaman dan untuk masing-masing korban sedang di cek kondisinya di tempat mereka di rawat,’’ imbuh Kasi Humas.(OIL)



