BencoolenTimes.com – Bansos (Bantuan Sosial) tidak terdampak kebijakan efesiensi anggaran yang dilakukan Pemerintah Pusat sejak tahun anggaran (TA) 2025.
Bansos tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat dan masih tetap sama dengan tahun sebelumnya, khususnya Bansos untuk masyarakat kurang mampu atau miskin.
Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Bukhari. Disebutkan bahwa anggaran bansos tidak akan terdampak efisiensi anggaran yang saat ini tengah dilakukan pemerintah.
‘’Seperti biasanya BPNT sama PKH masih tetap. Kalau masalah bansos tidak ada efisiensi,’’ kata Bukhari kepada BencoolenTimes.com.
Bukhari juga memastikan tidak akan mengurangi anggaran bantuan sosial (bansos) yang diterima langsung oleh masyarakat.
Penyaluran dan besaran program perlindungan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) akan tetap sama nilainya saat disalurkan.
‘’Banyak yang dikurangi anggaran-anggaran. Yang terkait bansos itu tidak ada,’’ ungkapnya.
Beberapa pos anggaran yang terkena efisiensi di Dinas Sosial di antaranya perjalanan dinas, pengadaan ATK, serta berbagai kegiatan seremonial yang tidak berdampak langsung pada masyarakat.
Data terakhir terdapat 91.114 keluarga penerima (PKH), dengan penyaluran terbanyak di Kota Bengkulu 13.950 KK, Bengkulu Utara 13.237 KK dan terendah di Kabupaten Lebong 4.702 KK.(JUL)



