15.4 C
New York
Tuesday, September 22, 2026

Buy now

spot_img

Bukti Pemprov Serius Atasi Covid-19, RS. M Yunus Segera Punya Alat Uji Swab

spot_img

BencoolenTimes.Com, – Rumah Sakit Umum Daerah M. Yunus (RSMY) Provisi Bengkulu segera memiliki alat uji Swab yang digunakan untuk mengetahui pasien positif atau negatif Covid -19 guna mengatasi persoalan untuk uji tes swab pasien Covid -19 yang selama ini terkendala, karena untuk mengetahui positif atau negatifnya Covid-19, pihak RS.M Yunus harus menunggu hasil uji Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Palembang maupun Laboraturium Kesehatan (Labkes) Jakarta yang memakan waktu cukup lama.

Dengan adanya alat itu nanti, pendeteksian Covid-19 dapat dilakukan secepatnya atau sedini mungkin sehingga dapat segera diatasi. Tentunya, ini tak lepas dari keseriusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam upaya mencegah dan memutus mata rantai virus yang berasal dari Negeri China itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni di Kantornya, Selasa (7/4/2020)
mengatakan pihaknya sudah menerima surat  dari Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kementerian Kesehatan RI yang merekomendasikan RSMY Bengkulu dijadikan rumah sakit rujukan pemeriksaan Polymerase Chain Reaction(PCR) termasuk uji Swab, guna mengetahui secara cepat status pasien positif ataukah negatif Covid-19.

“Tim Dinas kesehatan Provinsi Bengkulu akan menilai kesiapan RS. Yunus untuk dijadikan laboratorium pemeriksaan  PCR,” kata Herwan Antoni.

Herwan Antoni mengungkapkan, untuk dijadikan Rumah Sakit rujukan PCR harus memenuhi beberapa persyaratan diantaranya, kesanggupan RS. M Yunus itu sendiri, memiliki Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, kemudian alat seperti microskop yang disebut PCM serta harus punya ruangan bertekanan negatif.

“Untuk APD kita sudah punya, begitu juga dengan PCM dan ruangan bertekanan negatif ini yang sedang kita  persiapkan. Peralatan pendukung lainnya juga harus kita siapkan seperti Biosafety Cabinets, ini bisa kita dapatkan karena harganya terjangkau dan termasuk perangkat- perangkat pendukung lainnya,” beber Herwan Antoni.

Herwan Antoni menyatakan jika semua alat pendukungnya telah tersedia, diperkirakan dua minggu kedepan Bengkulu sudah mampu melakukan uji Swab sendiri.

“Karena ini sangat terkendala, jika kita lambat mendapatkan hasil dari uji swab yang kita kirimkan ke Labkes Palembang, sementara intervensi untuk tracking dan sebagainya sangat ditentukan oleh hasil swab yang kita kirimkan tersebut,” ungkapnya.

Herwan Antoni berharap peralatan tersebut segera terealisasi bersama tim ahli dari Kementerian Kesehatan RI guna menguji kelayakan alat tersebut.

“Harapan kita, tim  ahlinya dapat segera datang ke Bengkulu guna menguji  alat tersebut sehingga dapat segera digunakan,” tutup Herwan Antoni. (Bay)

spot_img

Popular Articles

spot_img

Stay Connected

0FansLike
3,671FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Latest Articles

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!