spot_img
Thursday, August 4, 2022
spot_img
HomeInfo KotaDianggap Tak Ada Keringanan Biaya Dimasa Pandemi, Wali Murid SD Ngeluh, Kepsek...

Dianggap Tak Ada Keringanan Biaya Dimasa Pandemi, Wali Murid SD Ngeluh, Kepsek Bilang Begini

-

BencoolenTimes.com, – Salah seorang Wali Murid SD Sint Carolus Bengkulu mengeluhkan biaya pembayaran di sekolah yang dianggap tidak sesuai. Sedangkan sistem belajar saat ini sistem daring dan belum ada penerapan belajar tatap muka kembali.

Keluhan tersebut masuk ke meja redaksi media ini, Senin (6/12/2021). Wali murid yang enggan disebut namanya menyebutkan, pembayaran sekolah yang diterapkan dianggap masih sama dengan waktu pembayaran belajar tatap muka, sehingga dinilai belum ada keringanan dari pihak sekolah meskipun situasi pandemi saat ini belajar daring yang diterapkan.

Wali Murid juga mengirimkan rincian pembayaran sekolah masa belajar daring pembayaran, E Book dan Perpustakaan kelas I semester I Rp 220 ribu, Kelas II semester I Rp. 230 ribu, kelas III semester I Rp. 210 ribu, kelas IV semester I Rp. 220 ribu, kelas V semester I Rp 230 ribu dan kelas VI semester I Rp 220 ribu.

Map Rapot, kelas I disemester I dikenai biaya Rp 90 ribu. Ulangan harian, Tengah semester dan akhir semester dari kelas I hingga kelas VI disemester I masing-masing tingkatan dikenai biaya Rp 150 ribu.

Foto siswa kelas I semester I Rp 30 ribu. Parenting dan guru tamu dari kelas I hingga kelas VI disemester I dikenai biaya 100 ribu. Pembinaan/Rekoleksi : hanya untuk kelas V dan Kelas VI disemster I dikenai biaya 40 ribu. Bimbel/pelajaran tambahan hanya untuk kelas VI disemster I dikenai biaya 60 ribu.

Dari rincian biaya tersebut persiswa harus membayar dari tingkatan masing-masing untuk total disemester I yaitu kelas I Rp 590 ribu, kelas II Rp 480 ribu, kelas III Rp 460 ribu, kelas IV Rp 470 ribu, kelas V Rp 520 ribu dan kelas VI Rp 600 ribu.

Kemudian ada tambahan biaya lagi untuk
Uang alat di semester I berupa (foto, map, penilaian akhir semester) untuk kelas I sebesar Rp 200 ribu dan untuk kelas II hingga kelas VI sebesar Rp 80 ribu.

Lalu uang kesiswaan berupa buku PTK (pendidikan karakter tarakanita) dan buku bahasa inggris disemester I yang dikenakan biaya, untuk kelas I Rp 150 ribu, kelas II dan kelas III Rp 120 ribu, kelas IV Rp 150 ribu serta untuk kelas V dan VI sebesar Rp 120 ribu. Dengan total untuk kelas I sebesar Rp 350 ribu, kelas II dan III sebesar Rp 200 ribu, kelas IV sebesar Rp 230 ribu lalu kelas V dan VI sebesar Rp 200 ribu.

“Kegiatan itu tidak semua berjalan seperti waktu masih belajar tatap muka, karena sekarang belajarnya kan daring,” kata Wali Murid.

Mengenai keluhan itu, wartawan ini kemudian mengonfirmasi Kepala Sekolah SD Sint Carolus, Agnes Hartati dan menyatakan pihak sekolah sudah memberikan keringanan.

“Kami sudah memberikan uang keringanan tetapi dalam bentuk uang kegiatan. Kami sudah menghitung semuanya sesuai dengan keperluan atau pengeluaran yang kami realisasikan dan kami juga sudah berusaha mengurangi hal-hal yang tidak diselenggarakan di sekolah,” jelas Agnes Hartati, Senin (2/8/2021) via telepon.

Agnes sempat mengajak wartawan bertemu untuk memberikan penjelasan soal keluhan dari wali murid yang masuk ke meja redaksi bencoolentimes.com “Begini saja mas, kita bisa ketemu langsung saja sama ke kantor wilayah saja sekalian,” ujarnya.

Namun selang beberapa menit setelah kesepakatan pertemuan, Agnes kembali menghubungi wartawan dan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa bertemu di hari itu dan membuat janji kembali untuk bertemu pada, Selasa (3/8/2021) siang di Sekolah.

“Bisa besok saja ketemunya mas? Besok siang di Sekolah. Karena sebenarnya kami WFH di rumah masing-masing ini tidak di sekolah,” sampainya lagi.

Kemudian, Agnes menambahkan, jika ada orang tua yang mengalami masalah keuangan dan keberatan atas jumlah biaya yang ditentukan untuk dapat melapor ke pihak sekolah

“Kami pasti bantu dan kami juga sudah banyak memberikan bantuan keringanan bagi orang-orang yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

Tidak lama kemudian, Agnes kembali menghubungi wartawan melalui pasan WA “Selamat siang, mohon maaf kami besok tidak bisa bertemu. Jika memang orang tua yang melapor merasa kesulitan dalam masalah keuangan silahkan datang ke sekolah. Terima kasih,” isi pesan Agnes Hartati kepada wartawan.

Dan saat wartawan meminta izin mengutip kepada dirinya melalui WA karena tidak dapat bertemu langsung, Agnes menyampaikan “Maaf saya tidak mengijinkan sebelum saya mengetahui apa yang ditulis,” tegasnya dan dirinya kembali mengirimkan pesan yang berisi “Saya sudah menjelaskan,” tukasnya di WA kepada wartawan. (PPJ)

Related articles

Latest posts

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!