spot_img
Wednesday, August 3, 2022
spot_img
HomeHukumDosen FH : Kasus Bank Bengkulu Extra Ordinary Crime

Dosen FH : Kasus Bank Bengkulu Extra Ordinary Crime

-

BencoolneTimes.com, – Kasus dugaan korupsi Bank Bengkulu ihwal pemberian reward ke bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Provinsi Bengkulu 2015 hingga 2019 sekitar Rp 15 miliar, yang saat ini pengusutannya terkesan tarik ulur di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu, disebut sebagai kasus extra ordinary crime (kejahatan luar biasa) oleh Dosen Fakultas Hukum UNIB Zico Junius Fernando S.H., M.H.

“Ya kalau berkaitan dengan kasus tersebut kan masa kadaluarsanya panjang karena perkara tindak pidana korupsi ini kan bisa dikatakan extra ordinary crime atau serius crime,” kata Zico, Jumat (15/10/2021).

Kasus korupsi dikatakan sebagai kejahatan luar biasa karena korupsi bukan hanya kejahatan yang merugikan uang negara, tetapi dapat berdampak pada seluruh program pembangunan, kualitas pendidikan menjadi rendah, kualitas bangunan menjadi rendah, mutu pendidikan jatuh, serta kemiskinan tidak tertangani.

Zico menilai, dengan pengusutan perkara yang terkesan tarik ulur tersebut diduga ada ketidak profesionalan dari Aparat Penegak Hukum (APH).

“Kemungkinan ketidak profesionalan itu pasti ada, karena yang namanya Sumber Daya Manusia (SDM) penegak hukum kita kan mungkin belum terlalu bagus,” ungkap Zico.

Zico menegaskan, pihak APH harus tegas dan tanggap dalam menindaklanjuti perkara tersebut agar tidak terkesan tarik ulur.

“Namun kita kembalikan saja ke Aparat Penegak Hukum. Kalau memang ada bukti, ada saksi dan terbukti ada kerugian negara maka penanganan kasus tersebut tidak harus lama dan harus dipercepat,” tegas Zico.

Zico berharap, penegak hukum dapat menuntaskan perkara tersebut hingga tuntas dan jelas serta memiliki kepastian hukum.

“Jadi kita berfikir positif saja bahwa APH masih menjalankan, mencari data serta bukti yang kuat dalam perkara ini,” tukas Zico. (PPJ)

Related articles

Latest posts

error: Opss tulisan ini dilindungi Hak Cipta !!