BencoolenTimes.com – Kota Bengkulu kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kepala SMKN 6 Kota Bengkulu, Dr. Paidi resmi terpilih sebagai Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Indonesia dalam pemilihan pengurus yang digelar di SMKN 26 Jakarta.
Proses pemilihan juga bertepatan saat Rakornas Ketua MKKS SMK Se-Indonesia yang dibuka Direktur SMK, Dr. Arie Wibowo Khurniawan, S.Si., M.Ak dilanjutkan Pemilihan Pengurus MKKS SMK-Indonesia.
Selain Dr. Paidi sebagai ketua, kepengurusan juga diisi oleh perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. Dewan Penasehat dijabat Direktur SMK dan Direktur KSPSTK, sedangkan Dewan Pembina terdiri atas Widada, M.Pd (DI Yogyakarta), Dharminto, M.Par (DKI Jakarta), dan Baihaqi, M.Pd (Aceh).
Adapun Wakil Ketua I dijabat Andi Umar Patta, M.Si (Sulawesi Selatan), Wakil Ketua II Iwan Supriady, S.Pd (Nusa Tenggara Barat), Sekretaris Dede Hidayat, M.Pd (DKI Jakarta), Wakil Sekretaris Warnoto, M.Pd (Jawa Timur), Bendahara Dr. Armina, M.Pd (Lampung), serta Wakil Bendahara Regina A. Wutoy, M.Pd (Papua).
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Bengkulu, Zulhendri, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas amanah yang diberikan kepada Dr. Paidi yang juga menjabat Ketua MKKS SMK Provinsi Bengkulu.
”Atas nama Pemerintah Provinsi Bengkulu dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, kami mengucapkan selamat kepada Bapak Dr. Paidi yang dipercaya menjadi Ketua MKKS SMK Indonesia. Ini merupakan sebuah kebanggaan, tidak hanya bagi dunia pendidikan di Kota Bengkulu, tetapi juga bagi Provinsi Bengkulu,” ujar Zulhendri.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan di tingkat nasional menjadi bukti bahwa sumber daya manusia di Bengkulu mampu bersaing dan mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Zulhendri berharap kepemimpinan Dr. Paidi dapat membawa kemajuan bagi pengembangan pendidikan vokasi di Indonesia sekaligus menjadi motivasi bagi para kepala sekolah dan tenaga pendidik di Kota Bengkulu untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.
”Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik dan mampu memperkuat kolaborasi dalam memajukan pendidikan vokasi di Indonesia. Kami tentu akan terus memberikan dukungan,” pungkasnya. ***



